Modern Electronic Music Workshop Chandracom

C handracom distributor perlengkapan rekaman dan digital music intrument di Indonesia kembali menggelar workshop dengan tema yang cukup menarik dan seuai dengan musisi moderen. Acara workshop yang diadakan di ruang workshop Chandracom bertajuk “Modern Electronic Music Workshop” pada tanggal 18 Februari 2020 lalu. Tema ini sungguh sangat menjadi perhatian bagi musisi di era sekarang dan pengunjung workshop. Chandracom menghadirkan musisi aktif sebagai pembicara, Grahadea (produser, Ceo of software Kuassa, dan keyboardist HMGNC electronic music band), DJ Teezy (DJ, produser, beatmaker, komposer), dan Yaya mando (produser. music scoring, musisi elektronik).

Grahadea Kusuf

Grahadea Kusuf mengawali presentasi dan men-demonstrasikan  software Reason Studio.  Software Reason Studio digunakan untuk membuat arasemen musik elektronik, seperti yang dicontohkan Grahadea di tengah presentasinya. Banyak fitu-fitur terbaru yang memudahkan musisi untuk berkreasi menciptakan aransemen musik yang moderen. Software ini memiliki banyak keunggulan yang medahkan musisi dalam membuat produlsi musik. Hal ini melihatkan bagaimana membuat produksi atau aransemen moderen dengan cara mudah dan dibuktikan oleh Grahadea Kusuf.

Dj Teezy dan Traktor Dj Controller

Pada sesi kedua, tak kalah menarik pada workshop yang diadakan Chandracom adalah pembicara DJ Teezy yang berpangalaman dalam produksi musik Dj dan beat maker. Kali ini DJ Teezy memperagakan DJing dan penggunaan DJ controller Taktor S3 keluaran native instrument. DJ teezy menjelaskan detail fungsi parametert software  Traktor S3 untuk kebutuhan song mix. Namun, tak luput Traktor S3 memudahkan DJ-ing yang mengontrol 4 desk simultan. Belum lagi playbility dan aksesbilitas yang ditunjukkan DJ Teezy melalui controller s3 yang banyak digunakan oleh DJ era sekarang.

Modular

Synthesizer modular, kini mulai ramai digunakan oleh musisi Indonesia penggemar musik elektronik. Pembicara sekaligus praktisi film scoring dan produser musik iklan yang menguasai teknologi synthesizer, Yaya Mando. Synthesizer modular cukup ramai di internasional termasuk di Indonesia. Dalam live performance, Yaya menunjukkan synthesizer modular dapat digunakan untuk aransemen ambient music, electronic music, moderen contemporer musical, dan film scoring (ilutrasi musik film). Seluruh undangan yang hadir dalam Moderen Electronic Music Workshop disajikan demonstrasi aransemen musik menggunakan synthesizer modular Dooper, Qu-bit, dan Instruo hasil aransemen kaya akan phrase musik dan efek yang dinamis. Membuktikan synthesizer modular bisa diinvestasikan oleh musisi yang jeli akan kebutuhan bermusiknya. Sebut saja keperluan music scoring dan electronic music.

 

Teks dan Foto: Fajar Arianto

 

Related Posts