• Jumat , 22 November 2019

SHURE TWINPLEX TL47B SUBMINIATURE LAVALIER

BANYAK JENIS MICROPHONE DENGAN UKURAN, BENTUK SERTA FUNGSI YANG BERBEDA. SALAH SATUNYA ADALAH JENIS LAVALIER. SEBUAH MICROPHONE YANG MEMILIKI BENTUK KECIL SEHINGGA TIDAK MENGGANGGU SECARA VISUAL SAAT DI GUNAKAN.

Melihat sejarah, pada tahun 1976 Shure merupakan produsen pertama yang memperkenalkan microphone dynamic lavalier terkecil di dunia melalui SM11. Selang 43 tahun berlalu, hadir dengan konsep subminiature condenser microphone yang di bekali tekhnologi serta fitur terbaru, di NAB Show April 2019 kemarin Shure pertama memperkenalkan beberapa varian untuk lineup microphone lavalier, salah satunya adalah TwinPlex TL47 yang masuk review Audiopro kali ini.

TwinPlex TL47 adalah sebuah microphone condenser dengan polar pattern omnidirectional yang memiliki konstruksi dual-diaphragm dimana terdapat masing-masing backpates pada setiap diaphragmnya. Sehingga microphone ini mampu memberikan respon on-off axis frequency serta dynamic range yang lebih wide dan dapat mengcover SPL tinggi sampai 142 dB.

Hal yang pertama Kami perhatikan adalah kabel yang di gunakan oleh Shure. Cukup mengejutkan, kabel dengan tekhnologi spiral ini hanya memiliki diameter sebesar 1.6 mm. Memang sangat tipis, namun saat memegangnya kabel tersebut sangatlah lentur dan tetap terasa kokoh.

TEST

Kami coba simulasikan penggunaan TwinPlex TL47 untuk speech di dalam ruangan sekelas auditorium sedang. Karena TwinPlex TL47 yang di review mempunyai konektor mTQG, Kami dapat pasangkan microphone tersebut ke transmitter Shure ADX1-G56 dengan recevier Shure AD4D yang Kami sambungkan ke mixer Proel MQ-6FX serta output ke speaker Soundlab HM-15 dibantu power Soundlab RX7000. Dengan mixer di setting flat tanpa FX apapun, pertama Kami pasang microphone dengan single tie clip tanpa windscreen dan meletakan pada kerah jaket tepat beberapa inci di bawah dagu. Pada posisi ini suara vokal pria saat berbicara terdengar sedikit pelan. Lalu Kami geser sedikit ke bawah kerah, setelah mendapatkan area yang pas, Kami bisa mendengar suara pria dengan clarity yang baik dan natural.

Artikel By : Ressa S.M
Photo By : Fajar Sutrisno

   

Artikel lengkap hasil reviewnya hanya di Audiopro edisi 20. Segera download di Gramedia Digital (klik DISINIatau beli langsung di toko buku Gramedia terdekat ya Apro Reader’s! Jangan lupa follow semua Sosial Media Majalah Audiopro untuk mendapatkan up-date informasi tentang musik dan audio lainnya.

Related Posts