• Kamis , 17 Oktober 2019

‘Jikustik Reunian’ Konser Intim nan Romantis

Apa yang dijanjikan group band Jikustik di konser bertajuk ‘Jikustik Reunian’terbukti. Di konser kali keduanya, yang digelar di Balai Sarbini Jakarta, Jumat malam(19/7) berhasil membawa nuansa romantisme dalam balutan pertujukan yang sangat intim…

Sejak awal, konser ‘Jikustik Reunian’ memang dikemas berbeda dengan konser pertama yang digelar di Yogya. Di Jakarta konser ini dikemas lebih romantis, mengingat pola gedung pertunjukan yang lebih luas. Menurut Agus Noor, Art Director Jikustik Reunian, disain panggung dibuat sedemikan rupa agar ada keintiman Jikustik dengan penonton yang hadir. Suasana ini juga didukung dengan tatanan lighting dan multimedia yang tersaji romantis, “ Sehingga keduanya secara keseluruhan dapat memberi efek yang diinginkan” tutur Agus sehari sebelum konser berlangsung.

Jalannya Konser

Benar saja, konser yang dimulai tepat jam 8 malam itu sejak awal sudah mencirikan hingar keromantisan. Diawal konser, Jikustik membuka nostalgia dengan lagu “Maaf’ dan berturut-turut ‘Aku Datang Untukmu’, dan ‘Tak ada yang abadi’. Pongki mengungkapkan maafnya atas konser yang sempat tertunda, “ Harusnya bulan Mei, tapi sudah tak memungkinkan untuk kami bikin acara seperti ini..” ujar Pongki.

Band yang dibentuk pada tahun 1996 ini kemudian melanjutkan pertunjukannya dengan membawakan lagu hits mereka’ Seribu Tahun Lamanya’, yang membuat penonton yang hadir ikut bernyanyi bersama.

Sihir penampilan mereka tak hanya lewat lagu-lagu lama, namun juga guyonan Pongki (vokalis) dan Icha (bassist) dari atas panggung. Nampaknya kesan intim tidak hanya sukses dibangun antara penampil dan penonton , namun juga antar sesama anggota Jikustik yang sempat berpisah bertahun –tahun lamanya.

Konser kembali dihangatkan dengan penampilan Icha yang menyanyikan lagu ‘Saat Ku tak Di Sini’, “Lagu ini tidak pernah dinyanyikan Jikustik, karena cuma saya yang bisa” ujar Icha yang sontak membuat penonton terpingkal-pingkal.

Dikonser ini, Jikustik juga menampilkan Brian, vokalis Jikustik yang baru, untuk berduet dengan Pongki di lagu ‘Tetap Percaya’. Selanjutnya suasana yang tadinya ceria mendadak syahdu saat mereka membawakan lagu ‘Puisi’ , “ Saya sedih kalau ingat mungkin ini terakhir kali kami ketemu di panggung” ucap Icha sambil menangis.

Konser Reuni Jikustik akhirnya tuntas, saat lagu ‘Akhiri ini dengan Indah’ usai dinyanyikan. Pongki, Icha, Dadik, Carlo dan Adhit akhirnya benar-benar menuntaskan konser yang sengaja dibuat oleh promotor Rajawali Indonesia ini untuk mempertemukan kembali mereka di atas panggung setelah sekian lama tak bersama……

Artikel By : D1n
Photo By : D1n

Related Posts