• Kamis , 18 Juli 2019

LOUDSPEAKER TRAUMAKUSTIK

ADALAH INDRA IRAWAN RAMLAN SEORANG PEBISNIS ULUNG ENTAH ‘KESAMBET’ APA MENDADAK KEPINGIN MEMPRODUK PERANGKAT AUDIO HIGH END.

Padahal bisnis lainnya sudah berjalan lancar. Namun passion tiap orang berbeda – barangkali di dunia audio Indra menemukan kepuasan bathin. Produk yang dilaunching tidak lain dari loudspeaker Traumakustik Sphynx.

Bangun badan loudspeaker ini kombinasi dari speaker kerucut dibagian kabinet atas dan bagian bawahnya berupa kotak segi empat biasa. Bagian atas terpasang sebuah midrange 5″ dan sebuah tweeter kubah 1″ di kotak pyramid yang miring bafflenya. Bagian bawah berupa kabinet bass berisi dua buah woofer 8″.

 

Ide smart Indra menggunakan kabinet pyramid seperti ini sisa baffle nya sangat minim sehingga difraksi suara akibat pantulan baffle juga minim sehingga mampu membentuk imej bayangan stereo yang Holographic. Artinya bayangan stereonya solid terbentuk seakan bisa disentuh objek suaranya, sedang loudspeaker seakan mati tak bersuara.

Susah memang untuk menciptakan image Holographic, hanya speaker jenis pyramid macam Legend Audio dan Wilson Audio sering kita menemukan imej Holographic. Juga bidang baffle yang miring menyebabkan akustik center dari tweeter dan midrange berada dalam satu bidang vertikal sehingga bentukan sinyal audio superposisinya (akustik) mirip dengan sinyal audio masukannya.

UJI DENGAR

Uji dengan kami lakukan bersama perangkat tambahan CD Player lindemann 822, pre amp Thoress dan power amp Esoteric A-03. Dalam uji dengan, kami tidak menyimak untuk waktu yang lama, kami hanya sekitar 15 menit. Dari penyimakan singkat, teresume sebagai berikut. Stereo imej cukup eksis walau belum Holographic. Ini terkait dengan treatment back drop yang barangkali belum baik. Untuk ritmik jazz saya rasa dinamika musiknya cukup tersalur dengan baik, sedang untuk vokal sifatnya terbuka dengan sibilans wajar tidak ditemui kolorasi. Bass cukup extended dan sinkron dengan spektrum mid high.

ARTIKEL LENGKAP, silahkan dowload Majalah Audiopro Edisi 15 di Gramedia Digital (klik DISINIatau beli langsung di toko buku Gramedia terdekat ya Apro Reader’s! Jangan lupa follow juga semua sosial media Majalah Audiopro untuk informasi tentang musik dan audio lainnya.

Artikel By : Tjandra Ghozalli
Photo By : Tjandra Ghozalli

Related Posts