• Senin , 20 Mei 2019

PEAVEY INVECTIVE.120 HEAD + INVECTIVE.212 CABINET

SIAPA YANG TAK KENAL DENGAN HEAD AMP 5150 BESUTAN PEAVEY? SALAH SATU HEAD YANG PERNAH DIBUAT BERSAMA EDDIE VAN HALEN INI MENJADI ICONIC DI GENRE MUSIK ROCK DAN METAL. HAL INILAH YANG MENJADI CIKAL BAKAL STANDARD INDUSTRI HEAD AMP BAGI PARA GITARIS METAL DUNIA.

Setelah sekitar 2,5 dekade berlalu, tepatnya tahun 2017. Berkolaborasi dengan Misha Mansoor seorang Produser, Engineer, dan Gitaris Progressive Metal yang terkenal dengan tekhnik djentnya Peavey memperkenalkan Invective.120 Head dan Invective.212 Cabinet.

DESAIN DAN FITUR

Selain secara visual memudahkan untuk mengatur serta mengontrol parameter, panel dan knob berwarna putih dipadu balutan tolex dan grill hitam di sekujur tubuh Head dan Cabinet Amplifier ini secara tegas membuat kesan stylish yang minimalis.

Terdapat 20 buah knob putar dengan 6 parameter LED serta 4 switch pada control panel depan Head Amplifier ini. Sedangkan di panel belakangnya terdapat speaker out dilengkapi degan switch power, impedance options, MSDI direct output, master boost, 2 buah efek loop, power supply serta port midi. Untuk tujuan memberikan sirkulasi udara yang baik, desain grill cover di bagian depan dan belakang Head Amplifier dibuat terbuka sehingga seluruh komponen pada amplifier berbentuk boxy ini terlihat jelas.

Beralih ke Cabinet, Peavey merekomendasikan penggunaan Invective.120 Head bersama Invective.212 Cabinet. Invective.212 Cabinet memiliki desain sealed-enclosure menggunakan material finger-jointed solid pine yang di finishing warna hitam. Tidak seperti signatur ampli lainnya, Peavey menyematkan dua buah speaker yang berbeda, yaitu 1 Celestion Vintage 30 12″ speaker dan 1 Celestion Creamback H 12″ speaker dengan power out 120 Watt impedance 16 Ohm mono atau 8 Ohm stereo.

SOUND

Kami menggunakan gitar Yamaha Pasifica 112J yang sudah di modifikasi baik pickup maupun hardwarenya saat mencoba Peavet Invective.120 Head dan Invective.212 Cabinet. Pertama channel clean di switch dengan mengatur posisi knob pre di arah jam 1, post serta EQ di arah jam 12. kemudian master volume, resonance dan presence Kami buka juga di arah jam 12. Pickup neck gitar Kami switch, saat memainkan beberapa rythem line funk terdengar tone yang open dan warm. 

Untuk mendapatkan tone yang lebih wide, Kami naikkan perlahan Mid dan High hingga arah jam 1. Selanjutnya channel Kami boost dengan membuka tone di arah jam 1 dan drive di arah jam 12. Boost disini mampu merubah tone di channel clean menjadi overdrive yang solid saat Kami memainkan beberapa lick mayor blues.

Kedua, Kami switch channel crunch dan mensetting low, mid, dan post arah jam 1, high dan pre diarah jam 12. Sound crunch khas classic rock terdengar. memang tone terdengar lebih dark dibandingkan Amplifier pada umumnya, namun satu hal yang perlu di ingat, ini adalah sebuah ampli Metal.

ARTIKEL LENGKAP, silahkan download Majalah Audiopro Edisi 15 di Gramedia Digital (klik DISINIatau beli langsung di toko buku Gramedia terdekat ya Apro Reader’s! Jangan lupa follow juga sosial media Majalah Audiopro untuk informasi tentang musik dan audio lainnya.

Artikel By : Ressa S.M
Photo By : Fajar Sutrisno

Related Posts