• Rabu , 24 April 2019

ZOOM Q2N

DUNIA SOCIAL MEDIA SANGAT AKRAB DI DALAM KEGIATAN PARA MUSISI SAAT INI. BETAPA TIDAK, MUSISI LEBIH MEMILIKI BANYAK PELUANG BEREKSPRESI, INTERAKSI HINGGA PROMOSI SECARA LANGSUNG KEPADA NETIZEN MENJADI LEBIH CEPAT SECARA VISUAL YANG DISEBAR MELALUI JARINGANG MEDIA SOSIAL.

Musisi dan Solois kini banyak memanfaatkan Social Media untuk keperluan promosi atau hanya sarana eksistensi melalui pembuatan audio-video. Pembuatan video tidak saja di dalam rehearsal studio melainkan dapat dilakukan ketika gigs dalam kondisi ruang tertutup atau terbuka.

Produk Zoom jeli memperhatikan kebutuhan musisi di era informasi digital yang serba cepat dengan menawarkan kamera keren bagi musisi dengan capture gambar dan audio resolusi tinggi seri Q2N.

Q2N

Pada review edisi ini, Tim Apro menguji coba perangkat perekam audio-video kompak (handy video recorder) Zoom Q2N yang memiliki bodi ringan bertenaga 2x baterai AA untuk meng-capture audio-visual untuk latihan, pertunjukan (performance), dan live streaming (Socmed). Q2N menyiapkan slot memori Micro SD dengan kapasitas Hingga 128 GB.

Dalam uji coba, Tim Apro memanfaatkan Q2N meng-capture sebuah band di dalam rehearsal studio (studio band), kami setting Q2N pada posisi sample rate 44.1 kHz dan resolusi 24 bit (dari pilihan 48 kHz 24 bit dan 96 kHz 24 bit) dan resolusi video 1080/24fps, serta pilih mode Scene (pengatur pencahayaan otomatis) pada posisi Rehearsal (dari 11 pilihan scene). 

Lampu di dalam studio band tidak dalam kondisi sangat terang dan Zoom Q2N kami pasang pada sebuah tripod kamera. Dari uji coba sekitar 20 menit, Tim Apro mendapati hasil capture video yang jelas. Pengaturan cahaya otomatis dalam posisi rehearsal membuat hasil rekaman gambar cukup terang dan detail. Fitur ini sangat bermanfaat untuk kebutuhan indoor atau ruangan dalam kondisi pencahayaan tidak terang.

Zoom Q2N memberikan pilihan pengaturan cahaya otomatis lainnya, yaitu Concert Lo-Lit, Dance Club, Night, Garage, Outdoor, dan Concert Light. Zoom Q2N juga dilengkapi dengan fitur lensa 160 derajat FOV yang mampu meng-capture gambar lebih lebar (wide). Dari ruangan rehearsal studio yang tidak luas, perekam video ini mampu meng-capture seluruh ruangan. Fitur ini sangat bermanfaat bagi musisi di dalam ruangan yang tidak besar untuk kebuthan sosmednya, tentunya dengan kualitas gambar yang tajam dan maksimal.

 

Bagaimana dengan capture audio oleh Zoom Q2N ini? Dalam uji coba, Tim Apro mendapati headroom yang sangat optimal. Performa mikrofon kondenser mampu mengcapture suara hingga 120 dB SPL maka gain input yang kami terima dapat tertangkap maksimal, suara yang di-capture tidak peak (pecah) dari hasil rekam Q2N. Tim Apro tidak direpotkan untuk mengatur gain input sebelum proses rekam, karena Q2N menyertakan fitur auto gain yang memiliki peran besar.

ARTIKEL LENGKAP, silahkan download Majalah Audiopro Edisi 13 (DISINIatau beli langsung di toko buku Gramedia terdekat ya Apro Reader’s! Jangan lupa follow semua sosial media Majalah Audiopro untuk informasi tentang musik dan audio lainnya.

Artikel By : Fajar Arianto
Photo By : Fajar Sutrisno

Related Posts