• Kamis , 18 Juli 2019

MEMAHAMI FRET GITAR

GITAR MEMILIKI ANATOMI DAN DETAIL YANG KOMPLEKS. PART SERTA KOMPONEN YANG MEMBENTUKNYA MEMILIKI KERAGAMAN. SALAH SATUNYA ADALAH FRET. FRET ADALAH DERETAN BILAH LOGAM TIPIS YANG DISUSUN DENGAN JARAK TERATUR PADA NECK GITAR YANG BERFUNGSI UNTUK MENGATUR PANJANG PENDEKNYA SENAR AGAR DAPAT MENGHASILKAN NOT YANG BERBEDA. JARAK SATU FRET PADA SATU SENAR MENGHASILKAN PERBEDAAN SATU SEMI-TONE.

Tanpa anda sadari, seiring umur dan pemakaian Fret mulai mengalami aus atau kerusakan. Walaupun terkesan kokoh karena terbuat dari logam, Fret akan terkikis karena frekuensi gesekan dan tekanan terus menerus dari senar yang ditekan.

Memang Fret yang sudah aus dapat diperbarui lagi dengan proses Leveling untuk meratakan kembali permukaan dan Crowning untuk permukaan yang datar supaya dibuat bundar kembali. Namun, Fret yang sudah kehilangan 50% dari ketinggian awal sebaiknya diganti dengan Fret baru. Tapi sebelum melakukan hal itu, ada baiknya kita pahami terlebih dahulu detail tentang Fret.

MATERIAL

Fret biasanya dijual dalam bentuk guluang koil, batangan, atau yang sudah dipotong kecil sebanyak 24 buah seperti pada Accu-fret Fretwire. Material dasar Fret bervariasi, namun umumnya Fret berkualitas bagus terbuat dari 18% Nickel Silver atau biasa disebut German Silver dimana 80% merupakan tembaga dan 18% Nickel sebagai bahan penguat. Sisanya merupakan campuran bahan-bahan lain.

Material Fret yang juga cukup banyak diminati belakangan ini adalah dari Stainless Steel. Keuntungannya, dengan bahan yang lebih keras, masa pemakaiannya juga lebih lama karena tingkat keausan lebih rendah. Tetapi tingkat kesulitan proses pemasangan (Press, Hammer, Level, dan Crowning) pada Fret Stainless Steel juga lebih tinggi, mengingat materialnya yang lebih keras.

BAGIAN FRET

Fret mempunyai tiga bagian, pertama adalah Head. Head adalah bagian yang terlihat ketika terpasang diatas Fretboard. Bagian kedua adalah Tang, yaitu bagian yang ditanam ke dalam Slot Fretboard. Ketiga adalah Barb, yaitu duri yang berfungsi seperti jangkar, menancap di dinding Slot Fretboard. Sedangkan bagian paling atas yang bundar biasa disebut Crown.

JENIS FRET

Hal yang sangat krusial saat memilih macam Fret adalah untuk kenyamanan Playbility dan Rustling. Rustling adalah noise (dull) yang  dapat di capture oleh perangkat rekaman yang sensitif, baik itu Audiointerface maupun Mic Condenser karena getaran (osilaso) senar diatas Crown Fret Profile. Dibawah ini merupakan  macam-macam Fret  :

  • EQUAL HIGH FRETS (CONVENTIONAL TYPE)

Fret jenis inilah yang umumnya ada di pasaran. Tujuan dari desain Fret dengan tinggi yang Equal adalah untuk meningkatkan ruang jemari antara Fret yang dekat dengan soundboard sehingga memberikan kenyamanan Playbility ketika menekan senar.

  • TRIANGULAR FRETS

Saat merekam menggunakan instrumen dengan Fret Crown Standar, peralatan rekaman dapat menangkap suara Rustling. Hall ini disebabkan oleh getaran tali terhadap kurva keluar Crown. Menggunakan Fret segitiga menghilangkan efek ini. Kekurangannya adalah untuk gitaris yang sering menggunakan tekhnik Gliding/Sliding diatas soundboard, menggunakan Fret ini sangat tidak nyaman.

ARTIKEL LENGKAP, silahkan download Majalah Audiopro Edisi 13 (DISINI) atau beli langsung di toko buku Gramedia terdekat ya Apro Reader’s! Jangan lupa Follow semua sosial media Majalah Audiopro untuk informasi tentang musik dan audio lainnya.

Artikel By : Ressa S.M

Related Posts