• Jumat , 22 November 2019

ROLAND RUBIX 44

SAAT ANDA MULAI MEMBANGUN SYSTEM UNTUK HOME ATAUPUN MOBILE STUDIO, MUNGKIN NAMA ROLAND TIDAK PERNAH MASUK DALAM WHITELIST ANDA KETIKA MENCARI SEBUAH AUDIO INTERFACE. HAL ITU WAJAR, KARENA ROLAND LEBIH DIKENAL SEBAGAI PRODUSEN PENGHASIL SYNTHS. PADAHAL MEREKA MEMILIKI BEBERAPA LINI PRODUK YANG MENDUKUNG PRODUKTIFITAS.

Diajang Consumer Electronics Show tahun lalu Roland memperkenalkan audio interface terbarunya yaitu Roland Rubix yang memiliki beberapa varian. Salah satunya adalah Roland Rubix 44 yang masuk kedalam review Audiopro kali ini.

FITUR SERTA DESIGN

Roland Rubix 44 adalah sebuah USB audio interface dengan fitur 4 Channel Input combo XLR dan 4 Channel Out yang support sampling rate hingga 24-bit/192kH serta dynamic range AD sebesar 104 dB typ dan DA sebesar 109 dB typ. Hadir dengan fitur separate monitor control untuk setiap Input, Headphone Out, midi In-Out, dan loopback yang berguna untuk Live Internet Broadcasting cukup lengkap untuk memenuhi kebutuhan bagi para pemula hingga professional.

 

Roland Rubix 44 di desain cukup simple sebagai perangkat mobile. Material utama Metal Chasis berwarna hitam dipadu dengan plastik abu-abu pada panelnya memberikan aksen kokoh. Melihat control panel depannya, ada 4 Input Combo, Rotary Knob Sens, Dual Direct Monitor Master Out serta Headphone.

TES

Kami menggunakan PC berbasis Windows 8 dengan DAW Steinberg Cubase 9.0, monitor Samson Mediaone BT 4, sebuah Mic Condenser Lewit LCT 240 dan Mic Wireless serta elektik Grand Piano. Setelah mendownload drivernya, selain menggunakan power melalui port USB Type B, Roland Rubix 44 dapat menggunakan adaptor DC untuk mengoprasikannya.

Pertama, kami gunakan Elektrik Grand Piano di Channel 1-2 sebagai instrument harmonis dan di Channel 3-4 menggunakan instrument saxophone dengan tehnik miking. Kami simulasikan instrument melodis tiup ini seperti Vocal. Karena Roland membekali audio interface ini dengan headroom 14 dB yang cukup besar. Kami hanya membuka Knob Sens di semua Channel arah jam 11. Kami juga memanfaatkan fitur Compressor dan Limiter dengan mengaktifkan Comp1 di channel 3 untuk Mic Condenser, dan Limiter di Channel 4 untuk Mic Wireless dengan membuka semua Knob THRS di arah jam 12.

Kemudian kami coba lakukan rekaman secara simultan sebanyak 4 track dengan sample rate 48-24Bit. Dengan setting ini, headroom yang di dapatkan sangat baik dengan stereo image yang tegas. Kualitas suara hasil reproduksi preampnya memiliki karakter tebal dan warm.

ARTIKEL LENGKAP, silahkan download Majalah Audiopro Edisi 14 (DISINI) atau beli langsung di toko buku Gramedia terdekat ya Apro Reader’s! Jangan lupa follow semua sosial media Majalah Audiopro untuk informasi tentang musik dan audio lainnya.

Artikel By : Ressa S.M
Photo By : Fajar Sutrisno

Related Posts