• Rabu , 24 April 2019

JOSEPHINE ALEXANDRA FINGER STYL-ER YANG MULTITALENTA

MERANGSEK KE TANGGA POPULARITAS DUNIA MAYA BERKAT TALENTA BERMUSIK YANG LUAR BIASA, TAK LANTAS MEMBUAT DARA CANTIK INI CEPAT PUAS. SEBAGAI YOUTUBER DENGAN RIBUAN PENGIKUT INI BAHKAN MERELAKAN SEBAGIAN WAKTUNYA UNTUK MEMPELAJARI ELEMEN-ELEMEN DETAIL AGAR HASIL VIDEONYA SEMAKIN BERKUALITAS.

Tak banyak anak muda semerdeka Jose, demikian panggilan kesayangan si bungsu dari 3 bersaudara ini. Ia bebas belajar apapun yang ia suka termasuk kegemarannya berakustikan gitar dengan teknik finger style-nya yang konon ia pelajari secara otodidak, “Dulu sempat sih kursus gitar juga, tapi berkisar di chord-chord saja” seloroh Jose yang menuntaskan masa kursusnya dalam hitungan bulan.

Ia memilih memperdalam teknik gitaran finger style yang dianggapnya lebih bisa mengekpresikan kesukaannya terhadap lagu-lagu yang sedang ia gandrungi. “Saya senang dengan teknik ini saat senang dengan lagu-lagu Pop”. Namun pada saat Jose suka lagu-lagu Metal, ia justru mempelajari drum selain kepiawannya bermain piano klasik yang sudah dipelajarinya sejak berumur 4 tahun. Pun ketika ia tergila-gila dengan Jazz saat si rambut indah ini mengikuti Summer Program di Berklee College of Music pada Juli-Agustus tahun lalu, “Disana mempelajari musik, dan saya tertarik dengan Jazz karena lebih bisa explore” ujar Jose yang merasa fun saat harus jamming dengan murid-murid lain dari berbagai belahan dunia kala itu.

OTODIDAK

Berawal ketika ia memulai merekam permainan pianonya 9 tahun yang lalu, “Papa yang merekam” katanya. Sejak saat itu kanal video berbagi miliknya rajin disi dengan penampilan Jose yang memperlihatkan keahliannya memainkan alat musik, terutama gitar akustik dengan teknik finger style-nya yang membuat namanya booming.
Seiring perkembangan waktu, kini Josephine Alexandra lebih dikenal sebagai salah satu gitaris Finger Style Indonesia dengan mencapai 420,101 Subscriber (Pebruari 2019) dengan rekor video paling banyak dilihat adalah video cover lagu Alone (Alan Walker) yang sudah ditonton sebanyak 7,7 juta kali. “Bersyukur bisa meraih banyak subscriber, berarti kerjaku tak sia-sia” ujarnya.

ART SONICA

Ketertarikan Jose tentang audio timbul saat sekolah audio Art Sonica melakukan Seminar di tempat kursus musiknya. Tak lain dan tak bukan awalnya ia hanya ingin memperbaiki kualitas audio di video yang diunggahnya, “Paling sebal kalau ada noise” tutur musisi cantik multitalenta ini. Kursus 32 jam di Art Sonica cabang Kelapa Gading, Jose mengambil kelas Mixing dan Mastering.

ARTIKEL LENGKAP, silahkan download Majalah Audiopro Edisi 14 (DISINI) atau beli langsung di toko buku Gramedia terdekat ya Apro Reader’s! jangan lupa follow semua akun social media Majalah Audiopro untuk informasi musik dan audio lainnya.

Artikel By : Dini Wirastri
Photo By : Fajar Sutrisno

Related Posts