• Rabu , 24 April 2019

MENGENAL PICKUP GITAR AKUSTIK

KETIKA KONSTRUKSI SERTA MATERIAL SUDAH MENDUKUNG PLAYBILITY DAN TONE, FAKTOR LAINNYA YANG HARUS DI PERHATIKAN ADALAH PICKUP SEBAGAI GENERATOR UNTUK MENANGKAP GETARAN SUARA.

Pickup berfungsi sebagai transduser yang menangkap getaran mekanik dari senar dan mengubahnya menjadi sinyal elektrik kemudian diteruskan ke amplifier. Prinsip dasarnya adalah memanfaatkan induksi electromagnet melalui getaran.  Pickup tersebut di bagi menjadi dua, yaitu passive dan active. Yang membedakan adalah passive tidak menggunakan batterai, dan active memakai batterai dan tentu saja memiliki gain yang lebih besar dari pada passive. Sebagai gitaris, khususnya pemain akustik. Mengenal pickup merupakan salah satu hal yang wajib. Setelah membaca tips kali ini, di harapkan gitaris lebih mengetahui berbagai jenis pickup gitar akustik agar menyesuaikan karakter dan kebutuhan akan reproduksi sound yang di hasilkan.

1. PIEZO (UNDERSADDLE)

Merupakan sebuah strip pickup dengan enam piezo electric crystals untuk setiap senar yang di letakkan pada bridge. Pickup jenis ini memiliki karakter tone yang bright. Karena pickup jenis ini sama sekali tidak menyentuh soundboard. Hanya mereplika sound dari getaran senar melalui bridge, bukan dari body gitar. Kekurangan piezzo merupakan pickup berjenis pasif yang notabenenya memberikan karakter low output. Untuk itu pickup jenis ini di gabungkan dengan preamp yang mengharuskan membobok body gitar untuk memasangnya. Preamp tersebut juga memerlukan power tambahan dari baterai guna meningkatkan output yang lebih besar.

Kelebihannya, pickup jenis ini harganya cukup terjangkau dengan pemasangan yang mudah. Untuk itu banyak di temui pada kebanyakan gitar akustik yang beredar di pasaran. Piezo pickup ideal untuk gitaris yang membutuhkan sound acoustic untuk mengiringi komposisi full band maupun ensemble yang besar. Saat di mix, selain memiliki dan memiliki feedback yang minim, sound dari piezo memiliki ciri frekuensi tersendiri dengan gitar elektrik serta instrument lainnya.

2. MAGNETIC PICKUP

Prinsip magnetic pickup untuk gitar akustik dan elektrik sama, yaitu hasil induksi elektromagnetik dari getaran setiap senar yang di captur. Pickup seperti ini biasanya di letakkan di soundhole gitar. Berbeda dengan pemasangan preamp serta piezo, pickup seperti ini tidak memerlukan pembobokan kayu gitar yang bisa saja merusak estetika dari gitar itu sendiri.

Kelebihan dari pickup jenis ini yaitu tidaklah permanent dan dapat bongkar pasang saat tidak di perlukan tanpa khawatir body gitar akan rusak. Pickup jenis ini akan mengcapture string respon secara detail dengan clarity harmonic tanpa getaran dari bridge. Bahkan di beberapa type pickup jenis ini memiliki control individual pole pieces untuk mengadjust masing-masing senar.

Kekurangannya adalah mengenai feedback dari soundhole. Namun itu dapat di katakan relative untuk pickup jenis ini. Selain itu, karena memiliki prinsip yang sama dengan gitar elektrik, magnetic pickup dapat memberikan hasil sound yang lebih artificial atau lebih ke gitar elektrik daripada akustik, sehingga mengurangi karakter tone dari gitar akustik itu sendiri. Sama seperti piezo, kebanyakan magnetic pickup hanya mengcapture getaran senar dari atas body gitar sehingga menghasilkan tone yang lebih thin.

Pickup ini ideal untuk seorang gitaris elektrik yang menginginkan sebuah gitar akustik dan gemar ekplorasi sound karena pickup jenis ini mudah untuk di bongkar pasang. Selain itu, bagi gitaris yang memiliki sebuah gitar vintage yang berharga dan tidak ingin merusak body gitar, karena pickup jenis ini tidak di pasang permanen. Info lanjut mengenai Contact Pick up dan Blended System baca selengkapnya ya di Majalah Audiopro edisi 12 2018. *Ressa.

Download Majalah Audiopro disini atau beli langsung di TB Gramedia Indonesia untuk baca selengkapnya ya.

Related Posts