• Kamis , 24 Januari 2019

LANEY GH30R-112

Belakangan amplifier gitar dengan output di bawah 50watt semakin di gemari. Selain alasan hemat listrik dan praktis, ampli demikian memiliki tone gitar yang terasa lebih fokus.

Di pasar sendiri, terdapat banyak pilihan ampli dari berbagai produsen. Salah satunya adalah Laney GH30R-112. Amplifier yang di perkenalkan pada 2017 lalu ini adalah sebuah tube combo amplifier dengan output 30watt class AB.

DESAIN SERTA FITUR

Sepertinya para designer Laney menggarap serius untuk menghasilkan suatu produk berkualitas yang kaya sentuhan seni seperti terlihat pada tampilan amplifier ini. Untuk lineup seri GHR, produsen asal Inggris ini memiliki desain khas berbeda dengan varian amplifier Laney lainnya. Sesuai dengan konsep Red & Black tone elements, bentuk boxynya open back cabinetnya di lapisi warna oxblood red dan black leather grain livery di tambah grill black stringing menjadikan tampilan Laney GH30R-112 semakin eyescathcing. Selain untuk estetika visual, plate housing dengan aksen pattern tribal dipadu knob berwarna hitam membuat control panel pada amplifier terlihat jelas dan stylish.

Dari dimensinya, ampli ini memiliki ukuran yang tidak jauh berbeda dengan amplifier combo lainnya di kelas 30watt. Namun Laney GH30R-112 memiliki bobot yang cukup berat. Seakan meyakinkan bahwa isi di dalam kotaknya tidak main-main. Logisnya, memang sebuah amplifier tabung pastinya memang memiliki berat yang lebih di bandingkan ampli solidstate.

Beralih ke fiturnya, Laney GH30R-112 dibekali twin channel preamp dengan output tabung 4 x 12AX7 serta speaker 1 x 12” Celestion G12 V Type dengan output poweramp tube 2 x EL34. Melihat panel depan, terdapat knob control drive untuk channel 1, switch channel, knob control drive dan volume untuk channel 2, 3 band EQ , master tone, master output serta efek reverb. Selain itu, ada fitur pull bright di channel 1 serta pull shift di middle equalizer dan pull focus pada efek reverb untuk mendapatkan karakter tone yang berbeda.

Pada bagian panel belakangnya, terdapat 5 buah 1/4 mono jack untuk koneksi bermacam external speaker cabinet speaker dengan impedance 1×16 ohm, 2×16 ohm, serta 2x 8 ohm. Selain itu terdapat sebuah auxiliary input, send-return FX loop dengan switch serta input footswitch. Yang menjadi salah satu kelebihan pada amplifier Laney GH30R-112 adalah terdapatnya fitur internal D.I. dengan 3 pin XLR conection yang di lengkapi level control, cabinet emulation, serta ground link switch.

SOUND

Kami menggunakan gitar squier telecaster classic vibe ’50s berkonfigurasi single-coil pasif pickup saat mencoba amplifier ini. Pertama Kami coba channel satu dengan equalisasi di setting flat serta fitur bright di aktifkan dengan menutup penuh efek reverb. Terdengar lowrange sedikit terkompres dimana frekuensi high lebih agresif sehingga terdengar woody.

Hal ini merupakan salah satu ciri khas sebuah amplifier classic british yang cenderung mid-scoop.  Kemudian Kami coba rubah equalisasi dengan setting drive pada channel 1 di arah jam 2, bass dan output jam 1, mid jam 11, serta treble dan tone di arah jam 12, tak ketinggalan juga Kami buka reverb di arah jam 11. Terdengar sound gitar clean yang wide dan warm, dengan midrange terdengar fat serta clear saat Kami memainkan rhytem gitar Long Train Runningnya The Doobie Brothers.

Masih dengan setting tadi, selanjutnya channel 2 di switch dan membuka drive serta menaikkan master out ke arah jam 2, namun Kami hanya membuka sedikit volume ke arah jam 8. Headroom sound distrosi terdengar tetap powerfull walaupun Kami mengurangi master preamp dan menaikkan master poweramp.

Kemudian Kami naikkan volume preamp di arah jam 11, saat memainkan Stockholm Syndromenya Muse Kami rasakan sound distorsi yang warm dan wide yang membuat Kami lupa jika Laney GH30R-112 hanya memiliki sebuah speaker 1×12” saja. Perpindahan gain saat Kami naikkan master preamp terasa sangat loud dan clear.

OVERALL

Jika Anda gitaris yang mengutamakan preamp untuk tone distorsi, Laney GH30R-112 memiliki fitur fleksible yang memblend antara tube preamp dan poweramp. Di tambah adanya pull shift middle equalizer dan pull focus pada efek reverb turut memberikan andil yang signifikan untuk tone shaping. Walaupun hanya memiliki sebuah speaker, Kami rasa amplifier ini dapat mengcover kebutuhan untuk situasi live. Apalagi fitur internal D.I box dengan speaker emulation buatan Laney yang kualitasnya sudah teruji menjadi point lebih untuk Laney GH30R-112. Menurut Kami, tidak ada salahnya amplifier ini patut Anda pertimbangkan.*Ressa Sm.

Download Majalah Audiopro lainnya disini atau beli langsung di TB Gramedia Indonesia.

 

Related Posts