• Selasa , 19 Maret 2019

KEAPIKAN CASIO DARI HEX LAYER

TAK DIPUNGKIRI KESUKSESAN KEYBOARD KELUARAN CASIO MERAMAIKAN PASAR INSTRUMENT MUSIK DAN DITERIMA OLEH SEJUMLAH KALANGAN KEYBOARDIST.

Keyboard jenis aranjer dam piano digital dipadukan dengan teknologi synthesizer terbaru Hex Layer yang dikenalkan Casio, membuat Casio memiliki performa sound professional dan matang. Para keyboardist muda maupun professional banyak memanfaatkan Casio untuk kebutuhan produksi musik (rekaman) dan perform band. Sejumlah seri Casio terbaru dengan penampilan moderen dan loudspeaker internal dalam jenis keyboard aranjer dengan kualitas reproduksi suara yang jernih dan powerful.

Casio berupaya menggiring keyboardist muda dengan mengenalkan teknologi Hex Layer yang dibenamkan pada piano digital portable dan keyboard aranjer keluaran Casio. Inovasi ini tampaknya cukup sukses karena Casio megnombinasikan antara keyboard aranjer dan piano digital dengan teknologi synthesizer. Tapi tidak teknologi Hex Layer saja, Casio juga memiliki segunakan koleksi tone dasar (PCM Sound) berkelas synthesizer professional dengan karakter suara yang tebal, mewah, dan detail. Umumnya, kualitas tone dasar yang banyak kita temukan pada synthesizer (workstation) yang umumnya digunakan kebutuhan rekaman dan band.

Fasilitas Hex Layer mulai dikenalkan Casio pada synthesizer seri XW-P1 (2012) yang sampai sekarang masih diproduksi. Kini fasilitas Hex Layer diadopsi Casio yang dibenamkan pada jenis digital stage piano PX series dan MZ X series (keyboard aranjer). Tentu saja, fasilitas canggih ini menambah kemampuan kedua jenis keyboard ini menambah fungsi dan performanya. Strategi cerdas ini berhasil diterapkan Casio pada PX series dan MZ X series sehingga keyboard ini memiliki kekayaaan koleksi sound yang lebih kaya dan modern.

Keberhasilan Casio berhasil merangkul musisi muda dan professional mampu mengangkat pamor Casio dari home keyboard menjadi profesiona keyboard. Tidak terbantahkan, kualitas sound dan teknologi Hex Layer dimanfaatkan sangat baik oleh para musisi muda.

HEX LAYER

Hex Layer merupakan teknologi synthesizer yang dilengkapi dengan berbagai konfigurasi parameternya. Struktur synthesizer Hex Layer memiliki 6 buah layer (pada synthesizer brand lain kerap disebut part, tone, atau oscillator) bisa diaktifkan beberapa layer saja atau keenam layer diaktifkan simultan.  Sedangkan konfigurasi parameter synthesizer di setiap layer di antaranya adalah  pitch, amplifier, LFO, filter, filter envelope, amplifier envelope, pan, velocity, split, dan efek.

Jadi, jenis keyboard stage piano pun tidak saja menyajikan koleksi sound piano atau instrument akustik saja yang dapat di-layer (gabung) maupun di-split. Namun Hex Layer mampu menambah fungsi stage piano dan keyboard aranjer menjadi lebih maksimal. Dengan kata lain, kedua jenis keyboard ini juga berfungsi sebagai synthesizer.

TONE

Hex Layer menyiapkan ratusan sound PCM – sebagai tone dasar – pada setiap layer. Sound synth modern dapat dibangun dari penggabungan 6 layer yang ada. Contoh, Layer 1 (sound pad), Layer 2 (sound Piano), Layer 3 (sound string), dan seterusnya digabung menjadi sebuah sound yang unik dan kaya. Koleksi tone (sound PCM) dari Hex Layer yang dikenalkan Casio, di dalamnya merupakan koleksi sound piano akustik, piano elektrik, gitar session, alat tiup, drum, perkusi, synthesizer, dan sebagainya.  Layaknya synthesizer profesional lainnya, seluruh tone dapat diolah dengan parameter synthesizer. Hex layer menyiapkan sejumlah bentuk  filter (High Pass Filter, Low Pass Filter, Band Pass Filter, dan Notch Filter).

Hex Layer juga menyertakan envelope amplifier dan filter. Bahkan, menyertakan gambar grafik envelope amplifier dan filter yang kompleks. Anda dapat mengatur konfigurasi sound yang detail sama seperti yang kita temukan pada synthesizer profesional. Sangat disarankan bagi pengguna Casio bisa mengembangkan sound menjadi lebih massif dengan memanfaaatkan teknologi Hex Layer yang disusung Casio sebagai keyboard moderen dan professional. Kami meyakini, jika kita mau mengeksplor Casio seri PX dn MZX series maka kita akan menciptakan variasi sound yang sangat banyak dan dinamis. Sound dari Casio sangat sesuai dengan perkembangan musik di era milenial ini.

CASIO PX5S

Casio PX5S diperkuat dengan jenis tuts full hammer action keyboard dengan fasilitas velocity yang akurat rasa tuts piano akustik. Meskipun tidak disertai fasilitas after touch, namun karakter tuts PX5S cukup nyaman kita mainkan berbagai macam sound piano, string, drum, synthe, dan sebagainya.

Pada panel atas PX5S disediakan fasilitas kontroler Midi yang cukup lengkap, yaitu 4 buah knob dan 6 buah slider kontrol yang berada di area kiri keyboard berdekatan dengan pitch bend dan modulasi. Kontroler ini bisa kami sebut sebagai jantung kekuatan PX5S membuat performa sound menjadi lebih sempurna. Ya! Tidak bisa kita abaikan, PX5S merupakan stage piano yang memiliki performa sound yang baik dan sebagai keyboard kontrol profesional yang nyaman dimainkan.

Stage piano Casio PX5S tidak sekadar sebagai instrumen piano digital. Kami memperhatikan engineer Casio keyboard sangat serius merancang seri PX5S. Kami memulai review stage piano ini dari fitur Hex Layer yang mengangkat PX5S sebagai keyboard yang berkelas. Hex Layer merupakan sound engine synthesizer yang dibenamkan pada PX5S. Luar biasa, Stage piano ini dilengkapi fasilitas synthesizer yang mampu menjalankan 6 layer secara bersamaan.

Setiap layer menyiapkan parameter synthesis standar synthesizer profesional, di antaranya adalah stage setting (split, setting zone, pengaturan knob dan slider kontrol, pan, dan efek), oscilator (PCM sound, waveform analog), pitch, filter (cut off 24 dB, ressonance),  LFO pitch dan filter, envelope amplifier, dan filter. Bahkan parameter envelope tergolong kompleks. Anda dapat menciptakan ribuan sound sesuai keinginan. Adanya fasilitas Hex Layer akan menambah nuansa sound dan koleksi sound menjadi lebih berlimpah. Ada lebih dari 400 tone sebagai waveform Hex Layer yang bisa kita olah hingga menjadi ribuan sound baru yang detail. Info lanjut mengenai, CASIO MZ X500 dan CASIO PX560. Baca selengkapnya ya di Majalah Audiopro. *Fajar Arianto.

Link download Majalah Audiopro :

Download Majalah Audiopro 

Majalah Audiopro tersedia juga, di TB Gramedia indonesia.

Related Posts