• Kamis , 24 Januari 2019

“KOMPETISI DRUM ONLINE” TAMA GROOVE SESSION 2018

Pada penghujung tahun 2018 ini, PT Mahkota Musik Indonesia (PT MMI) kembali menggelar kompetisi drum online bertajuk Tama Groove Session 2018 (TGS 2018).

Ini adalah kali kedua setelah sebelumnya Tama Groove Session 2017 sukses menjaring ratusan peserta. Tama Groove Session sendiri dapat disebut sebagai event internasional, karena event ini juga diadakan di China. Sebagai kompetisi drum paling prestisius se-Indonesia, Tama Groove Session 2018 (TGS 2018) memberikan tantangan bagi para pesertanya. Technique, Groove hingga Solo menjadi bahan penilaian para Juri. Selain ketiga hal di atas, maka kemampuan menunjukan permainan yang unik juga menjadi tolak ukur keberhasilan seorang drummer untuk dapat menjadi pemenang pada kompetisi ini.

Event ini sendiri bertujuan untuk menjaring sebanyak mungkin bibit-bibit drummer muda di Indonesia yang nantinya diharapkan mampu untuk bersaing di kancah nasional maupun internasional. Karena kompetisi ini diadakan oleh TAMA Indonesia, maka peserta diharapakan menggunakan drum TAMA. Tetapi jika peserta tidak memiliki drum TAMA, maka peserta diharapkan dukungannya terhadap kompetisi ini dengan cara menutup brand lain tersebut dan menampilkan logo brand TAMA (dapat berupa sticker/printing logo brand TAMA di skin bass drum atau menampilkan visual logo brand TAMA secara jelas di aksesoris lain yang dipakai seperti topi, kaos yg digunakan, dll).

Tama Groove Session 2018 (TGS 2018) merupakan kompetisi drum yang dilakukan secara online. Kompetisi ini terbuka bagi drummer-drummer diseluruh Indonesia untuk ikut berpartisipasi secara gratis. Konsep kompetisi online merupakan konsep paling tepat karena dapat menjangkau seluruh pelosok Indonesia. Semua drummer dari pelosok Indonesia dapat berpartisipasi dalam kompetisi ini hanya dengan mengirimkan Entry Video sesuai dengan persyaratan yang sudah ditentukan. Sistem kompetisi online ini juga sangat adil, karena peserta memiliki banyak waktu untuk mempelajari backing track yang harus di fill in.

Peserta memiliki waktu yang banyak untuk bermain dan berimprovisasi menurut gayanya, karena kompetisi ini juga membebaskan peserta untuk memilih apapun style musik yang mereka inginkan. Sekali lagi, semua akan dilihat bagaimana hasil akhir dari semua eksplorasi musik yang mereka lakukan pada backing track tersebut. Kompetisi ini terbukti menjadi jembatan bagi drummer-drummer muda untuk berkiprah di kancah musik Indonesia. Sebut saja nama Hata Arystya, Juara 1 Tama Groove Session 2017.

Kini, Hata secara mengejutkan dapat berkolaborasi dalam sebuah band asuhan Indra Lesmana yaitu ILP (Indra Lesmana Project). Menurut Hata, yang dahulu merupakan idola, kini menjadi teman. Hal ini membuktikan bahwa kontes ini menjadi wadah bagi drummer-drummer muda untuk berkontribusi di dalam musik Indonesia bersama para senior-seniornya.

JURI-JURI UTAMA TGS 2018

Juri-juri TGSI 2018 diisi oleh drummer-drummer kelas dunia yang memiliki nama baik di blantika instrumen musik dunia dan mereka juga merupakan International Tama Artist. Selain mereka adalah musisi profesional, mereka juga berpengalaman sebagai juri-juri kompetisi drum dunia.  Kaz Rodriguez yang terkenal sebagai Composer, Touring Session drummer di scene musik Pop, dan juga sering memberikan internasional masterclass.

Noriaki Kumagai, Drummer asal jepang ini pernah malang melintang dipertengahan 90an dengan band Casiopea. Fuyu, Dikenal sebagai “The best gospel drummer in Japan” . Selain International Tama Artist, kompetisi ini juga di bantu oleh Indonesia Tama Artist seperti Fajar Satritama (God Bless, EDANE), Ikmal Tobing ( TRIAD, Mahadewa) dan Tigor Nainggolan (Indonesia Drummer). Juri-juri Indonesia ini sudah sangat dikenal diblantika musik Indonesia sehingga penilaian mereka tidak diragukan lagi.

HADIAH TAMA GROOVE SESSION 2018

Tama Groove Session 2018 (TGS 2018) memberikan hadiah-hadiah yang prestise sesuai dengan kontesnya.
Sebagai hadiah utama, sang juara TGSI 2018 berhak membawa pulang 1 set drum NEW TAMA senilai 40 juta dan berangkat ke luar negeri. Untuk juara kedua, dapat membawa pulang New Snare Drum TAMA yang tidak kalah prestisenya. Sementara untuk juara ketiga, maka Double Pedal TAMA dapat menjadi koleksi bergengsi bagi pemenangnya.

Periode kompetisi Tama Groove Session Indonesia 2018 ini adalah 1 november hingga 31 desember 2018. Semua drummer dari pelosok Indonesia dapat berpartisipasi dalam kompetisi ini hanya dengan mengirimkan Entry Video sesuai dengan persyaratan yang sudah ditentukan. Untuk informasi persyaratan dan tata cara lomba, dapat di akses di www.bermusik.co.id/tama.

Related Posts