• Jumat , 14 Desember 2018

NOHMAN K-100 CS

Sekitar tahun 2012 lalu, nama Nohman sempat menjadi perbincangan. Di antara banyaknya produsen gitar akustik, gitar buatan Indonesia tersebut sempat menjadi pilihan di pasar lokal karena pertimbangan kualitas serta harga ekonomisnya.

Sempat hilang dari peredaran, kini Nohman kembali lagi memasuki pasar Indonesia. Masih di segment yang sama untuk gitar akustik, mereka menawarkan beberapa varian terbarunya. Salah satunya adalah Nohman K-100 CS yang masuk review audiopro kali ini.

KONSTRUKSI SERTA DESAIN

Nohman K-100 CS memiliki shape single cut away dengan body medium-jumbo. Pada sisi atas gitar ini menggunakan kayu spruce, sementara body back dan side menggunakan laminate kayu sapele. Konstruksi truss rod serta penggunaan kayu rosewood untuk fingerboard dan bridge melengkapi material gitar akustik ini. Sebagai kosmetik, terdapat binding pada sisi top dan back serta rossete berwarna putih, inlay dots pun memberikan kesan klasik dan elegan pada gitar ini. Finishing sunburst matte pada Nohman K-100 CS melengkapi desain secara keseluruhan. Melihat ke headstoknya, menurut Kami gitar ini dapat di finishing lebih baik lagi. Tanpa ada lapisan gloss, gitar ini terlalu terkesan biasa saja.

PLAYBILITY

Pertama kali memainkan gitar ini, setting action standard Kami rasa masih cukup tinggi. Walaupun begitu Neck C shape berskala 25“ pada gitar ini membuat jemari mudah menjangkau saat bermain di ke 20 fretnya. Kami rasa jika Anda menurunkan beberapa mm lagi action standardnya, playbility yang nyaman akan di dapatkan di atas rosewood fingerboardnya.

Setelah beberapa kali menggunakan tekhnik bending dari jari kiri. Tension senar tetap terasa stabil dan konsisten. Saat memainkan chord dengan tekhnik strumming maupun di petik, jemari kiri tetap leluasa walaupun di senar gitarnya terasa keras. Bagi gitaris yang sering memainkan senar rendah dan nada di fret tinggi dengan ibu jari dan kelingking akan merasa merasakan kelelahan ketika bermain dengan cara tersebut.

SOUND

Karena Nohman K-100 CS pure akustik tanpa dilengkapi preamp, Kami menghabiskan cukup banyak waktu memainkan gitar ini. Ternyata body gitar ini cukup responsive. Tone dari gitar cukup balanced di semua senar sehingga pada saat strumming semua senar terdengar jelas. Memang kayu spurce dipadu laminate sapele tidak memberikan warmth, tapi menurut kami sustainnya cukup ideal untuk memainkan single note.

Kemudian Kami coba merekam Nohman K-100 CS dengan cara todong mic condenser lewitt LCT240 menggunakan audio interface Behringer UMC 404HD dan monitor ISK DS 5. Hal tersebut Kami lakukan dengan harapan output sound resonansi bodynya terdengar natural khas gitar akustik. Untuk miking, kami posisikan mic tepat di depan fret 12 untuk mendapatkan coverage tone body dan neck. Clarity terdengar baik saat memetik dan strumming, sound body pun terdengar lebih lebar dengan bass yang balanced.

OVERALL

Untuk kelas medioker, menurut Kami Nohman K-100 CS memiliki sound cukup baik. Meskipun menurut Kami gitar dengan laminated memiliki tone kurang berkarakter, namun bukan berarti semua gitar laminated itu tidak bagus. Gitar dengan high-preasure laminated contohnya. Namun ada pula kelebihan dari gitar laminated, yaitu murah, ringan, dan lebih tahan kelembaban. Dari segi playbility, Nohman K-100 CS memiliki action senar masih terlalu tinggi yang masih dapat di tolelir karena dapat di setting ulang. Dengan range harga tergolong terjangkau, jika Anda seorang gitaris pemula yang mencari gitar dengan harga ekonomis, Kami rasa Nohman K-100 CS cukup untuk lebih dari sekedar belajar.*Ressa.

Related Posts