• Jumat , 14 Desember 2018

60 GITARIS GELAR KONSER GITARIS INDONESIA PEDULI NEGERI UNTUK KORBAN GEMPA

DI PERTENGAHAN TAHUN 2018 INI, INDONESIA KEMBALI TERJADI BERDUKA. TERJADI BENCANA ALAM YANG MENGAKIBATKAN RIBUAN KORBAN JIWA DAN RIBUAN RUMAH RUSAK. TERGERAK DENGAN KEADAAN TERSEBUT, BERMODALKAN KARYA DAN SEMANGAT BERBELA RASA.

Sekitar 60 gitaris berkolaborasi dengan beberapa penyair menggalang dana sebagai bentuk kepedulian yang akan disumbangkan untuk para korban bencana alam gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah, Lombok dan Nusa Tenggara Barat. Berawal dari perbincangan Dewa Budjana, Aria Baron, dan Oppie Andaresta. Pada 11 Oktober lalu para gitaris Indonesia, bekerja sama dengan harian Kompas, Bentara Budaya Jakarta, Doni Hardono dari DSS Sound System, Ria Martha dari Q+ Productions serta Firman dari Indonesian Crew Band mengadakan konser Gitaris Indonesia Peduli Negeri yang digelar di Bentara Budaya Jakarta.

“ Ini adalah wujud kepedulian kami dengan adanya konser ini, karena ya sebenarnya obrolan kami meskipun sebagai musisi tapi tidak hanya sekedar musik, gitar dan efek saja, kami masih tidak percaya konser untuk amal ini sudah berlangsung krtiga kalinya sejak 2010, tentu kita tidak berharap bencana berulang menimpa bangsa ini, namun ada baiknya para musisi selalu menunjukkan kepedulian kepada nasib rakyat. ” ujar Dewa Budjana.

Hanya dalam waktu dua hari, mereka berhasil mengajak para musisi dan penyair untuk terlibat dalam kegiatan amal ini. Saat ide membuat konser ini di gulirkan, puluhan gitaris dan musisi langsung menyatakan siap berpartisipasi.

Acara yang digelar sejak siang ini di mulai dengan latihan membuat tempe di halaman Bentara Budaya Jakarta. Untuk pelatihan yang melibatkan 50 peserta ini, setiap peserta yang mengikutinya memberikan donasi minimal Rp 1 juta yang hasilnya juga akan turut di sumbangkan.

Selain para gitaris, konser kemanusiaan ini pun turut diramaikan oleh musis-musisi legendaris. Di antaranya adalah Ebiet G Ade, Ian Antono, dan Joppie Item. Kehadiran para musisi legendaris tersebut di harapkan menjadi pelecut para pemusik muda untuk membuat kebaikan lebih banyak.*Ressa Sm.

Related Posts