• Jumat , 14 Desember 2018

CORT X250

Di Namm 2018 Februari kemarin, Cort salah satu pabrikan gitar terbesar di dunia yang berada di Indonesia memperkenalkan beberapa lini terbaru dari gitar mereka, salah satunya adalah X Series.

Berbeda dengan pendahulunya, pabrikan asal korea ini melakukan mayor update untuk lini X series nya yang di kenal dengan varian ekonomis. Adapun upgrade tersebut adalah perubahan desain, material kayu serta pickup seperti di seri X250 yang masuk review Audiopro kali ini.

DESAIN & KONSTRUKSI

Desain double cutaway pada body Cort X250 yang menggunakan material kayu meranti ini diberi sentuhan khas sesuai dengan karakter gitar X series. Update desain pada di Cort X250 ini terlihat pada contur arm cut di bagian atasnya. Cort memperhatikan detail ergonomis body untuk kenyamanan tanpa merusak estetika keindahan dari gitar ini.  Mengandalkan material hard maple pada neck berkonstruksi bolt-on pada gitar ini membuatnya tidak mudah bengkok serta stabil di segala kondisi saat jemari kiri Anda menari di atas fretboard kayu jacoba. Bagian hardware seperti tremolo, knob, tuning machine, dan pin strap dikemas dengan lapisan warna krom hitam mempertegas tampilan gitar yang di finishing glossy warna kona blue terlihat kokoh.

PLAYABILITY

Karena setting action pabrik masih terasa tinggi, untuk membantu playbility agar penetrasi jari terhadap senar juga tidak perlu terlalu bertenaga action senar Kami atur ulang. 24 fret yang dihiasi inlay dots di bagian atas pada neck C shape yang berskala 25.5” di fretboard beradius 15.75” dengan ketebalan permukaan neck 19mm sangat cocok untuk para gitaris shredder yang menggilai teknik tremolo bar meskipun menurut Kami dari segi finishing neck Cort X250 bisa sedikit lebih baik lagi.

Untuk menyangga senar D’Addario® YB EXL 120 standar bawaan pabrikan Cort, gitar ini menggunakan jenis bridge DoubleLocking-II Tremolo yang menerapkan konfigurasi 3 on 3 nut Floyd Rose locking sehingga dapat mengunci senar dengan kuat dan stabil. Jadi tak perlu khawatir tuning berubah apabila dimainkan dengan durasi yang panjang secara ekstrim seperti tekhnik dive boms.

SOUND

Cort X250 memiliki konfigurasi HSH dengan 5 way switch dimana pickup pada neck dan bridge menggunakan EMG Sro Oc1 dan Alnico V untuk single coilnya. Saat memainkan gitar ini, Kami menggunakan ampli Cort15R. Pertama Kami coba sound clean dengan ampli di setting flat. Saat pickup neck dan bridge di switch, gitar ini menghasilkan suara yang fat dan chungky dengan artikulasi tone yang jelas. Ketika menswitch ke tengah, pickup single coilnya pun mampu memberikan clarity yang tegas.

Ketika merubah preset ampli ke suara distorsi, gitar ini dapat menghasilkan karakter sound distorsi yang cukup menghentak serta warm. Perpaduan karakter kayu meranti dengan pickup EMG Sro Oc1 menghasilkan tone mid-range yang berguna ketika sedang memainkan chord lalu transisi bermain ke solo dengan tekhnik seperti bending yang cocok untuk memainkan progressive rock, aggressive metal modern dan berbagai aliran musik lainnya. Di posisi switch tengah, Kami coba mengurangi level volume gitar. Tone drive yang lebih grungy harmonik di repro oleh pickup single coilnya sehingga menjadikan gitar ini juga versatile untuk memainkan bermacam genre musik.

OVERALL

Beberapa perubahan yang di lakukan oleh Cort untuk X seriesnya ini jelas terlihat pada seri X250. Mengandalkan design body double cutaway dengan contour arm cut pada kayu meranti untuk sisi ergonomis yang di padukan pickup EMG Sro Oc1 memberikan perubahan karakter sound yang cukup signifikan. Untuk Anda sebagai gitaris pemula, dengan harga yang terbilang ekonomis. Cort X250 ini patut di pertimbangkan karena sangat memungkinkan untuk memainkan berbagai genre musik. *RESSA SM.

 

Related Posts