• Jumat , 16 November 2018

SPECIAL REPORT AVIDEX 2018 PRO AUDIO

Di ruang Lotus 3 terpasang satu sistem audio high end advance terdiri dari :

  • Loudspeaker : Martin Logan CLX-art
  • Power Amp : Boulder 1060
  • Pre Amp : Boulder 1010
  • CD Transport : CEC TL1N
  • DAC : Carry DMS-500
  • Turntable : Cronos Pro
  • Subwoofer : Martin Logan 212 Balance Force

Dalam Sound Demo kami dapati bahwa loudspeaker Martin Logan CLX-art ternyata bukan loudspeaker sembarangan. Reproduksi suaranya sangat dinamis dengan slew rate yang lincah, mirip pagelaran musik hidup. Detil suaranya terjaga dan dinamisnya sungguh hidup. Ditambah sebuah subwoofer dengan bukaan volume kecil, semata hanya untuk mengisi speaktrum suara di bawah 40 Hz. Dari uji dengar kami dapati sedikit agak kaku di mid yang kami duga loudspeaker ini belum break in benar. Seandainya sudah full indreyen, dijamin reproduksi loudspeaker ini memenuhi dambaan para pencinta musik live dengan roaring gitar dan vokal yang lantang bebas membahana.

 

Untuk uji dengar, kamiputar piringan hitam Mick Jagger “Primitive Cool” di turntable Cronos Pro yang memiliki dua platter tebal yang berputar secara berlawanan – konon teknik ini dipakai guna menghilangkan cacat wow & flutter. Karena setiap cacat yang timbul di platter atas akan dikompensasi oleh cacat yang timbul di platter bawah. Dengan album Mick Jagger “Primitive Cool”maka dinamika suara reproduksi sistem ini kian menggila. Selain lagunya enak, rekaman suaranya oke maka tak pelak lagi ruang Lotus 3 hotel Holiday Inn mendadak jadi arena pagelaran musik hidup.

Album Mick Jagger Primitive Cool layak dimiliki para pemain piringan hitam. Dalam pada itu dicoba juga dengan menggunakan audio streaming TIDAL yang terkoneksi melalui HP via Bluetooth dan hasilnya juga bagus, vokal terbuka dan dinamika tetap terasa. Walaupun TIDAL bukan media lossless, namun tingkat kompresinya rendah. Loudspeaker elektrostatik Martin Logan CLX-art ada bagian tranduser nada tinggi yang melengkung mirip silinder sehingga pola dispersi nada tingginya lebih melebar di bidang horizontal. Selain itu lembar polymer nada rendahnya tersusun dua lapis dengan celah udara beberapa micron sebagai damping. Sehingga lebih kokoh tidak mudah koyak. Kami kira loudspeaker ini adalah pencapaian teknologi elektrostatik tertinggi.

Related Posts