• Jumat , 16 November 2018

Asia-Pacific Electone Festival 2018 Kompetisi Para Aranjer Muda Berbakat

Untuk kesekian  kalinya PT. Yamaha Musik Indonesia Distributor (PT. YMID) kembali menjadi tuan rumah Asia-Pacific Electone Festival (APEF) 2018, setelah 6 tahun sebelumnya yakni pada tahun 2012 menjadi tuan rumah untuk acara serupa.

 

Kompetisi APEF kali ini diikuti oleh 23 peserta yang berasal dari 7 negara Asia yakni China, Hong Kong, Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand dan Taiwan. Berdasarkan umur, peserta dibagi menjadi 3 kelas yakni:  Junior section2, Junior Section 3 dan Junior Section 4. Indonesia sendiri mengirimkan 2 pesertanya di tiap kelas. Junior Section 2: Dionsyus Dino Notohardjo  dan Gisella Bertha Amran, Junior Section 3: Sabina Octaria Siregar dan Indira Jazmine, sedangkan untuk Senior Section: Rio Manuel dan Gabriella Febriani Atmadja. Dalam sambutannya di acara konferensi pers, sehari sebelum acara final berlangsung  di Hotel Crown Jakarta (13/0),  Mr. Shinichi Takenaga selaku Presiden Direktur PT. YMID menyambut gembira atas terpilihnya kembali Indonesia menjadi tuan rumah kompetisi bergengsi ini, iapun tak lupa menyuntikan semangat kepada seluruh peserta yang juga hadir.

Sistem Kompetisi

Para peserta yang lolos di final Asia-Pacific Electone ini telah melalui perjuangan panjang. Melalui sekolah kursus Yamaha, peserta harus lolos seleksi tingkat daerah, kabupaten dan kemudian nasional, setelah itu baru bisa berlaga di final Asia-Pacific Electone. Pemenang dari kompetisi ini akan lanjut di kompetisi yang sama namun dalam tingkatan yang lebih tinggi (mendunia) yang akan berlangsung di Jepang dalam ajang International Electone Concours.

“ Mengikuti kompetisi seperti ini adalah hal yang mengesankan, harus diikuti dengan semangat yang besar” ujar Alexander Devano Aryasena, juara APEF tahun 2016. Devano yang malam itu tampil unjuk kemampuannya di hadapan  para peserta dan pers  kembali mengingatkan  pentingnya berekspresi dalam penilaian improvisasi yang menjadi salah satu point penilaian juri.

Kompetisi yang berlangsung sejak tahun 1964 ini sendiri telah banyak melahirkan talenta-talenta muda khususnya dalam bidang aranjer dan mencipta lagu, diantaranya: Tamam Husein, Widya Kristianti, Marcel Aulia, Steven ‘Warna’ Tamadji , dan yang sedang naik daun adalah Isyana Sarasvati.

Pemenang

Bertempat di Tiara Room, Hotel Crown Jakarta, APEF 2018 berlangsung Minggu Malam (14/10) mulai pukul 15.00 hingga 19.00 WIB  malam. Para juri yang terdiri dari: Naoko Hirota, Widya Kristianti dan Yasuaki Inomoto  akhirnya mendapuk  nama-nama berikut sebagai pemenang : Junior Section 2: Bronze: (Taiwan) Chi, Belle, Silver: (Indonesia) Dionysius Dino Notohardjo, Gold: (China) Jin Yongxiang. Junior Section 3: Bronze: (Indonesia) Indira Jazmine, Silver: (China) Liu Yeung, Gold: (Thailand) Thanatat Dheravijaranayankul. Senior Section: Bronze: (Taiwan) Chang Hsuan Lin, Silver: (Singapore)  Paulina Lim Mei En, Gold: (Indonesia) RioManuel.

Related Posts