• Jumat , 16 November 2018

HIASAN KOREOGRAFI AIR MANCUR & MUSIK KONTEMPORER REVITALISASI LAPANGAN BANTENG

SETELAH DIREVITALISASI RUANG TERBUKA HIJAU LAPANGAN BANTENG, JAKARTA PUSAT YANG MEMILIKI LAHAN KOLAM SELUAS TIGA RIBU METER PERSEGI DENGAN DILENGKAPI FASILITAS TERBARU “AIR MANCUR MENARI”. AIR MANCUR MENARI YANG BERATRAKSI DIIRING ARANSEMEN LAGU-LAGU PERJUANGAN DAN TRADISIONAL. AIR MANCUR INI JUGA BERMANDIKAN PERMAINAN LAMPU LASER YANG DINAMIS DAN MODEREN SEHINGGA MENJADI ATRAKSI HIBURAN WARGA YANG MENARIK.

 

Pertunjukkan air mancur menari yang diresmikan oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menjadi hiburan warga yang digelar atraksinya setiap akhir pekan pukul 18.30, 19.30, dan 20.30 WIB dinikmati secara gratis. Penampilan utama ini diperkuat dengan tata suara yang disebar di beberapa titik dalam area penonton. Membuat ambien dan sensasi performa koreografi air mancur sangat menghibur. Kemewahan atraksi air mancur menari dan musik nan moderen digawangi oleh tim generasi muda berpengalaman dan professional. Sebut saja, Robby Adea Krisna, Desainer dan koreografi Fountain, dari Water Décor Production, Jakarta. Sedangkan, tim ilustrasi musik air mancur diproduseri oleh Reinold Inmar dari Embryonic Studio, Jakarta.

Kreator muda di era milenial ini turut mengukir sejarah dalam mendukung revitalasi Monumen Pembebasan Irian Barat di Ruang Terbuka Hijau Lapangan Banteng. “Dengan harapan Monumen ini akan selalu dikenang dalam perjuangan merebut hati masyarakat Papua. Mejadi tugas abadi untuk memajukan dan mesejahterakan masyarakat Papua dan tidak boleh dilupakan upaya perjuangan bapak bangsa kita,” ujar Robby memiliki ikatan batin turut berpartisipasi dalam proyek revitalisasi ruang terbuka Hijau Lapangan banteng bagi publik menjadi lebih nyaman untuk warga Jakarta dan Indonesia.

MUSIK

Proses pembuatan air mancur menari ini harus dibekali dengan pengalaman dan menguasai urusan teknikal teknologi air mancur yang terkomputerisasi. Dalam proses pembuatan fasilitas air mancur menari, Robby sebagai koreografer air mancur berkolaburasi dengan Reinold (Embryonic Studio) Sebagai aranjer musik latar. Reinold menyiapkan lima buah aransemen musik yang terdiri dari Indonesia Pusaka, Bagimu Negeri Tanah Air, Satu Nusa Satu Bangsa, Surilang Jali-jali dan Ondel-ondel.

Beberapa lagu diantaranya diaransemen medley dan dikemas genre musik kekinian namun nuansa musik tradisional Indonesia tetap melekat di seluruh aransemen. Bahkan dalam lagu khas Betawi (Surilang, Jali-Jali, dan Ondel-Ondel), Reinold melibatkan seniman Paguyuban Ondel-Ondel Jakarta dalam pengisian aransemen tersebut untuk menjaga orisinalitas musik tradisional Indonesia.

“Saya merasa tertantang dalam pembuatan latar belakang musik air mancur menari dalam venue Lapangan Banteng,” ungkap Reinold. Menurut Rein, pembuatan aransemen musik layaknya membuat musik pada umumnya. Rancangan musik band hasil aransemen Rein dipadukan musik tradisional Betawi. Seluruh musik dan vokal direkam dan di-mastering di Embryonic Studio, miliknya.

Menariknya, dalam Aransemen Yamko Rambe Yamko lagu asal Papua disertakan paduan suara yang melibatkan The Resonanz Childrens Choir, adalah paduan suara anak-anak usia 9-17 tahun asal Indonesia. The Resonanz Childrens Choir berbekal pengalaman dan menoreh juara pertama paduan suara kelas dunia bergengsi Claudio Monteverdi International Festival and Competition di Venice, Italia ada dalam lagu Yamko Rambe Yamko.

KOREOGRAFI AIR MANCUR

Sedangkan pengaturan pergerakan tarian air, Robby didukung software khusus sehingga menghasilkan visual koreografi. Pergerakan tarian air mancur dibuat mengikuti aransemen dan dinamika setiap lagu yang disiapkan.”Pertama yang kami lakukan adalah membenahi lagu dahulu. Kemudian, kami mendesain koreografi air mengikuti irama musik yang sudah dibuat,” ungkap Robby. Proses pengerjaan koreografi air mancur dan sinkronisasi dengan musik membutuhkan satu minggu untuk satu buah lagu masih dalam bentuk virtual tiga dimensi.

“Dalam mendesain koreografi kami menggunakan software khusus air mancur, tampilannya seperti animasi. Tetapi animasi ini adalah khusus air mancur. Setelah kita program koreografi air mancur ini, kemudian program ini kita input ke panel (engine) di lapangan,” jelas Robby. Namun, di lapangan tim Robby dan Rein perlu penyempurnaan (sinkronisasi) antara air dan musik menyatu dan detail antar dinamika musik dan pergerakkan air macur. *Fajar Arianto.

Download Majalah Audiopro di https://ebooks.gramedia.com/magazines/audiopro/aug-2018 atau beli langsung di TB Gramedia Indonesia untuk baca selengkapnya ya.

Related Posts