• Kamis , 18 Oktober 2018

Romantisme Diana Krall Di Panggung Prambanan Jazz Festival’18

Salah satu yang paling ditunggu pada event Prambanan Jazz Festival 2018 lalu adalah penampilan Queen of Jazz, Diana Krall. Pengusung 3 album Platinum dan 7 album multi platinum  ini, tampil di hari kedua di penghujung acara, tepatnya di panggung special show.

 

Ditemani 3 musisi yang sudah biasa tampil bersamanya yakni  Robert (Bass), Anthony Wilson (Gitar) dan Kareem (Drum). Malam itu Diana tampil cantik dengan gaun midi hitam berbunga dan sepatu hak mengkilap. Busana Diana seperti itu sama sekali tak ‘manglingi’, mengingat baju yang sama baru saja dikenakan di sebuah acara TV Amerika beberapa minggu yang lalu. Di awal performa, Diana tak umbar banyak kata. Cukup sejenak, kemudian ia langsung memainkan jemarinya untuk mengiring lagu Deed I Do. Sebuah lagu yang diambil dari album hits nya All For You itu, dibawakan Diana dengan sangat santai seperti ciri khas Diana.

Setelah pemanasan di lagu pertama, Diana melanjutkan dengan L-O-V-E , seperti lagu pertama yang  diambil dari album All For You: A Dedication to the Nate Cole Trio. Di lagu ini Diana kelhatan takjub dengan antusias penonton yang sebagian besar ikut menyanyi. Dianapun semakin semangat. Kemudiaan berturut-turut ia menyanyikan lagu : ‘S Beautiful, Blue Skies, When I Look in Your Eyes, Symple Twist of Fate, I was Doing  Alright dan Cheek to Cheek. Diiringi 3 musisi andal. Panggung seolah diambil alih secara bergantian oleh masing-masing musisi untuk menunjukan kedetailan permainan plus improvisasi bermusik mereka secara spontan.

Pertunjukan Diana tampak hidup. Lampu temaram yang menyoroti panggung menambah cita rasa jazz menjadi lebih kental. Wajah Diana yang galak-galak manja tampak lebih cantik di atas panggung sambil bersimbah keringat yang jatuh di pipinya. Tersimak romantis, apalagi panggung ini berlatar belakang siluet 3 candi Prambanan . Suara pulen Diana terus dipamerkan di lagu-laguberikutnya seperti: I’Ve Got You Under My Skin, Corcovado, East of the Sun, dan I just Found Out About Love.

Sebuah lagu komposisi Jimmy mcHugh yang dipopulerkan oleh Nate King Cole. Selanjutnya Diana menyanyikan sebuah lagu yang sedikit ringan,  Just the Way You Are. Lagu yang dipopulerkan Billy Joel itu sontak kembali membakar semangat penonton yang sempat terlena degan lagu-lagu yang syahdu nan berat. Diana kemudian menutup hampir 2 jam penampilannya dengan lagu hits How Deep Is The Ocean.

Sebagai ikon Jazz terkenal, Diana tampil sesuai ekspektasi. Aliran musiknya yang konon sangat ter-segmented, terbukti tak menciutkan nyali para pendengarnya yang hampir sebagian besar bukan penggemar jazz murni. Diana malam itu tampil memukau, suaranya tak ubah mendengarkan CD atau piringan hitam dengan perangkat hi end, seperti yang biasa dilakukan para audiophille, sebab CD Diana Krall adalah CD wajib yang mesti dipunyai mereka. Cuma bedanya, si pirang itu nyata bernyanyi ‘ di depan kita!!

KELAS DUNIA

Tak hanya penonton yang terkesan dengan penampilan wanita berusia 53 tahun ini,  hal yang sama pun di rasakan oleh musisi kelas Grammy ini. Ia mengaku terkesan dengan antusias penonton, suasana panggung  Candi Prambanan yang indah dan perlakuan yang diterimanya selama di Jogjakarta.

Hal itu diungkapkan Diana dalam obrolannya setelah konser dengan CEO Rajawali Indonesia Communication  Anas Alimi selaku promotor, “ Your team is a wolrd class team!” begitu kata Diana seperti yang disitir Anas. Diana yang ditemani oleh manajer tournya, Peter Buckland melanjutkan bahwa Prambanan Jazz Festival adalah event kelas dunia, “ We had fantastic time,” tukasnya. *Dini

Related Posts