• Jumat , 19 Oktober 2018

SOUNDLAB HD4500

POWER AMPIFIER SEMASA TAHUN 2005 KE ATAS SUDAH MENGGUNAKAN TEKNOLOGI AMPLIFIER KELAS D.

Berbeda dengan amplifier kelas A dan kelas AB yang linear maka amplifier kelas D bekerja atas dasar PWM (Pulse Width Modulation) di mana sinyal audio dikonversi dalam bentuk PWM berupa deretan pulsa segi empat dengan amplitude sama besar namun lebarnya bervariasi. Kalau amplifier kelas AB menyebar panas, apalagi kelas A menyebar banyak panas, maka amplifier kelas D tidak banyak menyebar panas. Biasanya power amp kelas D menggunakan MOSFET berjumlah genap sebagai penguat tingkat akhir. Setelah diperkuat maka melalui Low Pass Filter, sinyal PWM tersebut diperhalus menjadi sinyal analog seutuhnya tanpa mengandung frekuensi sampling.

Pekan lalu kami kedatangan power amp Soundlab HD4500 yang berdaya keluaran 1000 Watts x 2 (beban 8 Ohm). Power amp ini mengadopsi teknologi PWM dengan kata lain berkelas D. Itu sebabnya penampilannya kompak. Walau berdaya besar namun ukuran kabinetnya hanya 48 x 30 x 8.9 cm (lebar x dalam x tinggi) dan beratnya hanya 9.6 kg. Di panel bagian depan tersedia fasilitas pengatur Level kiri / kanan, dan sejumlah lampu indikasi Pretektor, Clip, -5dB, -10 dB, -20 dB dan +6 dB. Sedang di panel belakangnya tersedia terminal keluaran speaker Speakon (x2), Direct connection (x2 pasang), masukan XLR (x2) dan keluaran XLR (x2) . Juga selektor Sensitivity (0.775V,1V, -32dB) dan selector Mode (Bridge, Paralel dan Stereo). Semua dikemas dalam satu casis baja yang kokoh dan tebal. Info lanjut mengenai, Teknologi high resolution audio dan Spesifikasi baca selengkapnya ya di Majalah Audiopro. Download Majalah Audiopro edisi 07 2018 di aplikasi Gramedia Digital (playstore/appstore) atau beli langsung di TB Gramedia Indonesia.

Related Posts