• Minggu , 23 September 2018

IBANEZ INDONESIA KEMBALI GELAR KOMPETISI GITAR ONLINE

PT Makhkota Musik Indonesia, sebagai distributor resmi produk gitar Ibanez di Indonesia, terbilang cukup sukses saat menggelar kompetisi gitar online terbesar di Indonesia yang bertema “Ibanez Flying Fingers” (IFF).

Kompetisi ini terbukti menarik minat para gitaris-gitaris di seluruh Indonesia. Di mana peserta cukup meng-upload video permainan gitarnya, di media sosial, untuk mengikuti kompetisi ini. Untuk menentukan pemenang, akan di lakukan penjurian oleh gitaris-gitaris papan atas nasional, bahkan gitaris kelas dunia. Kesuksesam kompetisi gitar online IFF yang awalnya di selengarakan di Indonesia ini, akhirnya di adaptasi di banyak negara, dengan titel yang sama. “Ibanez Flying Fingers” akhirnya mendunia. Bahkan banyak mendapat perhatian khusus oleh gitaris-gitaris top dunia.

Tentunya PT Makhkota Musik Indonesia, akan secara kontinyu terus mengadakan kompetisi ini. Melalui Jumpa Pers yang di adakan pada Jumat (8/6/2018) lalu, di daerah Tebet, Jakarta Selatan, distributor resmi produk Ibanez ini mengumumkan akan kembali mengelar kembali “Ibanez Flying Fingers” pada tahun 2018 ini. Kompetisi IFF tahun ini adalah tahun ke-5 penyelengaraan, dan kompetisi akan di mulai pada periode 8 Juni 2018 dan akan ditutup 15 Juli 2018 mendatang, untuk pemenang akan di umumkan pada tanggal 1 Agustus 2018. Yang cukup merarik di ajang IFF18, nama-nama gitaris maestro kelas dunia seperti Steve Vai, Paul Gilbert, Kiko Laureiro, hingga Martin Miler (Jam track Central) dan Tom Quayle bersedia menjadi Juri utama IFF2018 ini. Di jumpa pers kali ini, bahkan juga di hadiri oleh maestro gitar Indonesia yang juga Endoorse Ibanez Guitars, Ian Antono.

Menurut GM Marketing & Sales PT Makhkota Musik Indonesia, Patricia Dharmawan saat konferensi pers mengungkapkan bahwa IFF ini telah menjadi perbincangan gitrais-gitaris hingga kelas dunia. Dan minat peserta untuk mengikuti ajang pencari bakat ini semakin meningkat tiap tahunnya. “IFF memang ajang untuk mencari talent-talent potensial dalam bermain gitar. Di mana di ajang ini adalah sarana untuk menunjukan bakat dan kemampuan, serta sebuah eksistensi bagi kalangan gitaris lokal. Apalagi dengan hadiah dan kesempatan yang langka.” Jeasnya. Lebih lajut Patricia Dharmawan menyarankan untuk mengukti kompetisi ini wajib menggunakan gitar Ibanez asli, walupun yang harganya paling murah sekalipun.

Penyelenggaraan IFF18 pada kali ke-5 ini sedikit beda dengan tahun-tahun sebelumnya. Kalau sebelumnya peserta mem-posting video permainannya lewat media YouTube, kali ini peserta mem-posting permainannya lewat sosial media Instagram. Dengan alasan media Instagram yang lebih populer dan lebih banyak penggunanya, termasuk durasi video juga lebih pendek. Hal ini tentu akan lebih memudahkan peserta untuk berpartisipasi di IFF18. Backing track untuk IFF2018 kali ini di buat oleh Akbar Ajie, yang merupakan pemenang di ajang IFF 2017 lalu.

Apakah hadiah-hadiah buat para jawara di IFF18 ini? Untuk Juara 1, akan mendapatkan Gitar istimewa dan terpopuler saat ini yaitu Ibanez tipe AZ dengan harga kisaran hampir Rp 20 Juta. Serta berkesempatan di berangkatkan ke luar negeri untuk bertemu sang Maestro Gitaris dunia Andy Timmons. Sebuah hal yang langka di dapatkan. Sedangkan untuk juara 2 akan mendapatkan gitar Ibanez RG Indo, dan untuk juara ke 3 akan mendapat Gitar ibanez GRX. Ajang IFF18 juga memilih juara Favorit, di mana akan mendapatkan hadiah berupa Ibanes TS mini dan strap Ibanez. Para gitaris Indonesia, siapkah kalian berpartisipasi. *Andree S

Related Posts