• Minggu , 23 September 2018

AMPLIFIER BASS JOYO APLIKASI STUDIO DAN PANGGUNG

JOYO MERUPAKAN SALAH SATU PERUSAHAAN PROFESIONAL YANG MENGKHUSUSKAN DIRI DALAM R&D, MANUFAKTUR, DAN PEMASARAN PRODUK INSTRUMEN MUSIK BAGI MUSISI PROFESIONAL DAN ENTRY LEVEL.

Produsen Joyo memiliki teknologi inti akustik dan bekerjasama dengan banyak produsen musik terkenal. Banyak produk Joyo hadir di pasar instrumen musik di Indonesia, salah satu jenis produknya adalah amplifier bass dari sejumlah varian lainnya (EQ systemn, amplifier gitar, metronome, tuner, dan lainnya). Joyo juga menawarkaninovasi produk dalam lini amplifier bass dengan kualitas yang baik serta harga yang terjangkau. Amplifier bass keluaran Joyo mendapat tempat di kalangan basis dengan performa sound yang bisa bersaing dengan brand yang lebih senior lainnya.

Amplifier bass keluaran Joyo, bisa mendapat tempat kepada para basis sebagai amplifier pribadi di rumah untuk latihan atau beberapa seri lainnya bisa digunakan untuk kebutuhan studio band. Amplifier bass keluaran Joyo yang kami ulas di Audiopro adalah Joyo JBA 100 (100 Watt), JBA-70 (70 Watt), dan JBA-35 (35 Watt). Setiap brand amplifier bass memiliki karakter tersendiri. Untuk produk Joyo memiliki karakter sound yang natural dan sangat sesuai bagi musisi entry level dan profesional. Bahkan, Joyo ampli bass dapat digunakan sebagai ampli bass untuk studio, panggung, dan pribadi. Berikut tiga seri ampli bass keluaran Joyo.

 JOYO JBA70

Amplifier bass Joyo dengan tipe JBA-70 bertipe combo ini memiliki daya sebesar 70 Watt. Dengan disain kotak berbalut karpet hitam serta tilt-back pada sisi bawah, Joyo JBA-70 terlihat kokoh dengan bobot yang cukup ringan. Dilengkapi dengan sebuah speaker 12 inci (8 Ohm)  lebih kecil dari seri JBA 100 serta penutup kronus speaker berbahan logam, segudang fitur terlihat dibenamkan pada amplifier bass ini.

Saat uji coba, bass Squier Troy Sanders Jaguar dimanfaatkan untuk menjajal kemampuan Joyo JBA-70 ini. Karatker JBA-70 cukup powerfull, tone yang hangat dengan kandungan mid yang kaya serta low yang cukup. Terasa sangat natural mewakili karakter sound Jaguar Troy Sanders yang lebar dan gahar. Tak lupa Fitur Limiter sangat berguna untuk menyesuaikan gaya permainan kita, sehingga level output bisa terjaga (stabil). Fasilitas Limit bisa kita atur sesuai yang diinginkan. Tersedianya pilihan tweaking frekuensi melalui 2 buah knob bass dan treble serta graphic equalizer sebanyak 7 band menjadikan variasi sound yang dihasilkan sangatlah luas dan beragam, sehingga kita bisa berkreasi dan bereksperimen lebih leluasa.

Ketika melakukan boosting pada frekuensi low, respon speaker cukup bagus meski sedikit peak saat knob bass dimaksimalkan. Untuk frekuensi treble, tweaking sangatlah memuaskan karena sound crispy yang tajam berhasil direspon dengan baik oleh speaker. Tonalitas dengan tweaking frekuensi mid juga berhasil dengan memuaskan. Untuk daya 70 watt, Joyo JBA-70 terdengar maksimal dan tidak kehilangan punch serta low yang deep. Sebagai sarana berlatih, Joyo JBA-70 sangatlah membantu dengan adanya fitur input RCA sehingga kita bisa memainkan backing track dari smatrphone, tablet, CD Player, dan rekaman tutorial lainnya. Disain tilt back pada bagian belakang bawah sangat membantu jika kita memainkan bass pada posisi berdiri ataupun duduk sekalipun, sound bass sempurna kita dengar tanpa noise floor.

Amplifier bass, Joyo JBA-70 bisa dikatakan cukup berhasil dengan karakter natural dan beragam fitur penting yang ada padanya. Yang menjadi keunggulan pada Joyo JBA-70 ini menurut saya adalah pilihan tweaking frekuensi yang sangat luas dengan fitur ekualisasinya, serta dibenamkannya fitur output Balance XLR yang sangat jarang ditemukan pada amplifier combo sekelasnya. Fasilitas XLR Out (balance) sangat bermanfaat jika JBA-70 digunakan dalam aplikasi live show dan rekaman.

JOYO JBA100

Amplifier bass Joyo seri JBA 100 memilki daya sebesar 100 Watt dengan woofer 15 inchi (8 ohm) disertai desain  bodi yang kokoh namun memiliki bobot ringan yang memudahkan dipindahkan ke berbagai tempat. JBA-100 juga dilengkapi input RCA untuk mengakomodir sinyal audio dari CD/MP3 player ataupun smartphone. Pada panel depan disiapkan sejumlah fasilias di antaranya graphic EQ (80HZ/160HZ/315HZ/630HZ/1.25KHZ/2.5KHZ/5KHZ), sebuah knob Limiter, dan sebuah output headphone. Tak luput fasilitas penting lainnya seperti balanced output XLR, 2 konektor Send dan Return, serta lubang udara untuk menghantarkan frekuensi rendah lebih solid.

Saat ujicoba, kami menggunakan bass Squier Troy Sanders Jaguar untuk menjajal kemampuan Joyo JBA-100 ini. Terdapat 2 buah knob ekualiser bass dan treble pada JBA-100 ini adalah adanya posisi angka 0 (jam 12) sebagai penanda bahwa volume frekuensi benar-benar 0, sementara tweaking ke kiri memotong pada frekuensi dimaksud, dan ke kanan mengangkat (boost) frekuensi dimaksud. Pada posisi knob bass dan treble pada angka 0, 7 band graphic equalizer pada posisi flat di tengah, dan volume arah jam 10, sound yang dihasilkan JBA-100 terasa powerfull, karakter warmth dengan kandungan mid yang kaya serta low yang cukup. Terasa sangat natural mewakili karakter sound Jaguar Troy Sanders yang lebar dan gahar.

Fitur Limiter sangat berguna untuk menyesuaikan gaya permainan kita, level Limit bisa kita atur sesuai yang diinginkan. Tersedianya pilihan tweaking frekuensi melalui 2 buah knob bass dan treble serta graphic equalizer sebanyak 7 band menjadikan variasi sound yang dihasilkan sangatlah luas dan beragam, sehingga kita bisa berkreasi dan bereksperimen lebih leluasa. Saya mencoba melakukan boost pada frekuensi low, respon speaker cukup bagus meski sedikit peak saat knob bass saya maksimalkan. Untuk frekuensi treble, tweaking sangatlah memuaskan karena sound crispy yang tajam berhasil direspon dengan baik oleh speaker. Tonalitas dengan tweaking frekuensi mid juga berhasil dengan memuaskan. Untuk daya 100 watt, Joyo JBA-100 terdengar maksimal. Sebagai sarana berlatih, Joyo JBA-100 sangatlah membantu dengan adanya fitur input RCA sehingga kita bisa memainkan backing track dan rekaman tutorial lainnya.

Sebagai newbie di lini produk amplifier bass, Joyo JBA-100 bisa dikatakan cukup berhasil dengan karakter natural dan beragam fitur penting yang ada padanya. Yang menjadi keunggulan pada Joyo JBA-100 ini menurut saya adalah pilihan tweaking frekuensi yang sangat luas dengan fitur ekualisasinya, serta dibenamkannya fitur output Balance XLR yang sangat jarang ditemukan pada amplifier combo sekelasnya. Fitur Balance XLR ini sering dilupakan oleh pembuat amplifier bass combo sekelas 100 Watt dan di bawahnya, padahal menurut saya fitur ini sangat penting, terutama jika ditujukan untuk rekaman dan live show.

JOYO JBA35

JOYO JBA-35 merupakan ampli bass bass jenis kombo berkekuatan 35W. Fasilitas setup yang simple dan efisien. Menghasilkan sound yang cenderung bright dan kuat. Cocok digunakan untuk berbagai kebutuhan, baik dari kalangan entry level hingga semipro bassist. Di kenal dengan berbagai produk Tunner dan guitar effect, Joyo terus mengembangkan produknya hingga meluncurkan produk bass amps combo, yang tergabung di JBA Series. JBA-35, produk ampli basss berukuran mini, dengan kontruksi kokoh (tapi tidak terlalu berat untuk mobile), mampu menghasilkan sound yang cukup bernergi. Walupun terlihatsimple, tapi memiliki kualitas atau tehnologi yang cukup bersaing di kelasnya.

Produk ini memiliki preset yang simple, dan tentunya mudah pengoperasiannya. Di panel depan terdapat input, dm volume. Kemudian 3-band EQ (Treeble – Mid –Bass). Selanjutnya tombol Bright dan Limiter. Selanjutnya CD Input (RCA), di fungsikan salah satunya jika anda ingin melakukan jam session atau melakukan playback. FsilitasPhone input jika anda ingin melakukan latihan. Dan juga terdapat tombol power. Pengoperasian mudah, praktis dan effisien. Amplifier JBA 35  memiliki aksebilitas yang sangat baik, dengan fast respon saat melakukan equalisasi.

3-band EQ yang ada ternyata cukup efisien untuk mendapatkan tone  bass yang diinginkan dengan rentang frekuensi yang luas. Secara general, sound yang dihasilkan cenderung bright, modern dan enerjik. Produk bass yang kami gunakan, juga berkarakter modern sound. Sangat nyaman melakukan pengulikan dengan cepat saat uji coba. Erergi sound sudah di rasakan, walaupun volume pada ampli ini masih di posisi flat, dan cukup stabil saat di naikkan lagi volume-nya (pada posisi bass di setup flat, termasuk pada volume).

Akan tetapi ini bukan harga mati  dari 3-band EQ ternyata mampu melebarkan karakter sound. Anda bisa mengulik dengan mudah untuk mendapatkan sound yang lebih warm atau soft. Apalagi dengan mengurangi tombol bright di sebelah EQ. Tanpa mengurangi energi frekuensi rendah yang dihasilkan. Produk bass amps JBA-35 ini tampil simple tapi efisien. Cukup midah pengoperasiannya, bahkan untuk kalangan pemula. Sound modern, warm dan enerjik, yang bisa di kembangkan dengan gampang. Produk ini sangat pas jika dibuat untuk mobile, terutama pemain bass yang main di event kecil indoor, misalnya cafe. Cocok juga untuk studio latihan atau saran berlatif di rumah. Dan sangat di rekomendasikan untuk sekolah musik. Walupun simple, produk ini mampu tampil maksimal. *Fajar Arianto.

Related Posts