• Jumat , 16 November 2018

RESITAL KELULUSAN SI “GITARIS BERNYANYI” NATHANIA JUALIM KONSER METAMORFOSA

SAMPAILAH MASA DI MANA SI GITARIS BERNYANYI, NATHANIA JUALIM MENYELESAIKAN MASA STUDI. DI MOMENT INI, GADIS CANTIK ASAL BANDUNG INI MESTI MELAKUKAN SEBUAH PERTUNJUKAN SEBAGAI PELENGKAP KELULUSANNYA DARI JURUSAN MUSIK, POP&JAZZ PERFORMANCE DIUNIVERSITAS PELITA HARAPAN, TANGERANG.

Resital bertajuk Metamorfosa, Thania demikian sapaannya menggambarkan dirinya. Menurutnya kini ia dalam fase menjadi kepompong yang siap terbuka untuk terbang dan menjadi secantik kupu-kupu dalam karir bergitarnya. Bertempat di XXI Lounge Mall Alam Sutera BSD, Thania kini semakin matang dan tak ragu menunjukan siapa dirinya. Gadis yang merilis single Turn Back Time itu begitu apik memainkan gitar sejak detik pertama mini konser tersebut dimulai.

Medley Daerah (Rasa Sayange –Kampuang nan Jauh di Mato-Manuk Dadali-Anak Kambing Saya) menjadi lagu pembuka. Dua belas lagu dipersiapkan diantaranya Here to Say (Pat Metheny), I Don’t Trust Myself/Seven Days (John Meyer/Craig David), Kolam Susu (Koes Plus) dan Vie Verde (Chuck Loeb).

Di kesempatan kali ini Thania juga mempersembahkan beberapa lagu ciptaannya yakni  Menatap Matahari, Sahabat Kecil, The Home That Built Me dan Pion. Semua lagu ciptaan Thania, konon sebagian besar adalah perjalanan hidup dan pengalaman pribadinya. Di jeda antar lagu, sesekali Thania yang malam itu menggunakan gitar elektrik Gibson dan akustik elektrik merek Headway menceritakan latar belakang pembuatan lagu-lagu karyanya.

Gitaris yang juga pandai bernyanyi ini juga sempat berkolaborasi dengan pemain gitar senior Donny Suhendra memainkan Water ciptaan Donny,” Kenapa judulnya water bukan air?” tanya Thania di atas panggung, celotehan kocak Thania ditanggapi santai oleh Donny yang mengatakan bahwa judul lagu itu dinamai oleh temannya. Lagu gubahan Donny ini memang telah menjadi salah satu favorit Thania.

Thania juga tak lupa mengundang partner bergitarnya dari Bandung, Nissan Fortz untuk berduet di lagu Tarik Menarik  dan Kolam Susu. Lagu gubahan Koes Plus inipun di aransement ulang, menjadi sebuah pertunjukan sahut menyahut  dengan tempo yang cepat antara gitar Nissan Forz dan gitar akustik elektrik milik Thania. Mini konser yang memakan waktu sekitar 2 jam ini, ditutup dengan bernyanyi bersama seluruh player yang mendukung resital senior Thania saat itu. Menyanyikan Rumah Kita milik God Bless Thania undur diri setelah sebelumnya mengucapkan terima kasih atas semua yang mendukungnya baik moril maupun materil.

Berikut susunan  Players Konser Resital Senior Thania:  Donny Suhendra (Guitar), Nissa Fortz (Guitar), David Manuhutu (Keyboard), Mark Pieter (Vokal), Echa Soemantri (Drum), Wesley Geraldo (Bass), Alice Grace (Keyboard), Lysander Thea (Guitar), Kezia Viktoria (Flute), Viola Rifita (Vocal), Harvey Christoper (Vokal, Rachman Noor (Cello). *Dini

Related Posts