• Minggu , 23 September 2018

SHEILAON7 STRATEGI LIBATKAN MUSIC DIRECTOR & LIRIK KEKINIAN

MENJADI MUSISI SEJATI TAK PERNAH HENTI BERKARYA, SEOLAH IDE
TIDAK PERNAH PUPUS YANG BISA MELAHIRKAN KARYA MUSIK TERBARU.

Salah satu band Indonesia Sheila On 7 (SO7) yang masih eksis di era milenials ini terus menjalankan visi mereka sebagai band pop Indonesia yang kaya ide dan masih memiliki penggemar muda dan berganti generasi. Meskipun nama besar SO7  yang dibentuk dari tahun 1996 salah satu band sukses yang sudah meluncurkan 10 album sudah dikenal hampir di seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Mereka membuat kreativitas bermusik mengikuti trend pasar tidaklah mudah. Gaya bermusik, jenis musik, lirik, bahkan selera pasar yang selalu berubah. SO7 lantas mengatur strategi demi mengikuti selera pasar, khususnya kalangan muda. Yaitu kreativitas, kualitas bermusik, serta membuat lirik menjadi senjata yang masih ampuh mendekati penggemarnya.

STRATEGI

Ada kiat yang dibeberkan SO7 untuk mempertahankan dan meraih penggemar muda di era milenial. “Waktu SO7 berada di tahun 2000, baru lulus SMA dan masih punya banyak teman. Hampir semua lagu kita tulis dan mengalami seperti usia di masa itu.  Jadi, bagaimana caranya kami membuat musik sebijak mungkin. Enggak mungkin menggiring penggemar atau penggemar baru membuat lagu sesuai perasaan kami sekarang (yang tidak remaja lagi). Kita tidak boleh egois dengan metode berdasarkan keinginan sendiri (tidak update).  Lalu, cara mendapatkan ide lagu (lebih segar) bisa dari mendengar cerita dari teman, menonton film, atau membaca buku menjadi trigger membuat lirik, ” ujar Eross sebagai pencipta lagu dalam single Film Favorit di tahun 2018 ini.

SINGLE FILM FAVORITE

Single yang berjudul Film Favorit karena terinsipirasi dari sebuah film yang berjudul The Pursuit of Happines. Lantas Eross menulis lirik dan membuat komposisi disambut baik oleh vokalis SO7, Akhdiyat Duta Modjo. “Dari mendengar demo Eross, aku langsung senang lagu ini. Aku merasa lagu ini berbeda dalam arti lebih segar dan lebih luas aransemennya,” ujar Duta.

SO7 meluncurkan single di tahun 2018 dalam bentuk layanan digital serta status sebagai karya perdana SO7 yang diluncurkan secara indepeden di bawah bendera sendiri, SO7 Records, sebelumnya bekerja sama dengan major label hampir dua dekade lamanya. “Merupaka salah satu langkah yang konkret dari Sheila On 7 untuk menjadi band indie,” tegas Adam Muhammad Subarkah (bassist SO7).

Info lanjut mengenai Intro Yang kuat, Music Director , Drum. Baca selengkapnya ya di Majalah Audiopro edisi 04 2018 dengan cara download Majalah Audiopro di aplikasi (app store/playstore) GRAMEDIA DIGITAL atau di TB Gramedia Indonesia. *Fajar Arianto

Related Posts