• Rabu , 22 Agustus 2018

ZAD PROJECT TIGA GITARIS DALAM SATU WARNA

PROSES KREATIF KINI SANGATMUDAH DILAKUKAN MUSISI MODERN. MEREKA TIDAK LAGI HARUS MEMBUAT ALBUM PENUH (LEBIH DARI 5 LAGU) SERTA MENDISTRIBUSIKAN MELALUI JALUR KONVESIONAL. DI ERA SERBA DIGITAL, SAAT INI MUSISI DAPAT MENJALANKAN PRODUKSI REKAMAN PER SINGLE UNTUK UJI COBA PASAR. BAHKAN BISA DIJUAL LANGSUNG (DIRECT SELLING) MEMANFAATKAN JALUR INDIPENDEN MEMANFAATKAN TEKNOLOGI DAN JARINGAN DIGITAL.

 

Sebuah langkah yang cerdas dan praktis bagi musisi moderen saat ini agar karyanya tidak terbendung bisa disebarluaskan secara dengan mudah dan efisien. Bahkan setiap musisi kini melambungkan namanya melalui jalur pemasaran teknologi digital. Seperti, yang kami sambangi ketiga gitaris yang terdiri dari Zendhy Kusuma, Andra Ramadhan, dan Denny Chasmala di Yamaha Musik Indonesia Distributor (YMID), Jakarta. Ketiga musisi ini membuat  karya musik berbalut aransemen Fusion (instrumental) dan disebar secara mandiri. Ketiga musisi ini membentuk project rekaman bertitel ZAD, kependekan dari Zendhy, Andra Ramadhan, dan Denny Chasmala. ZAD baru melundurkan dua single sejak Agustus 2017 (single pertama The 14 Dream) dan single kedua ZAD featuring Ivan berjudul Arwana (2018).

Awalnya, Zendhy salah seorang instruktur gitar dalam salah satu sekolah musik, di wilayah Jakarta Selatan, aktif dalam membuat video musik dengan konten bermain solo gitar bergenre Fusion. Beberapa kumpulan video Zendhy berkolaburasi dengan sejumlah musisi jazz dapat kita temui di Youtube cahnnel Zendy. Beberapa video Zendhy membagi ilmu (guitar lesson) kepada gitaris lainnya. Album solo Zendhy bertajuk Encore juga sudah dirilis serta mendapat banyak tanggapan positif. Permainan gitar Zendhy banyak diperbincangkan di kalangan musisi (gitaris) muda hingga musisi profesional lainnya,  termasuk produser dan aranjer papan atas Andra Ramadhan dan Denny Chasmala.

Dalam sebuah kesempatan, Zendhy, Andra, dan DenChas mereka bertemu dan melimpahkan ide untuk membuat proyek album ZAD dimulai tahun 2017. Dalam wawancara Audiopro dengan ZAD, diawali dari Andra Ramadhan, ia mengatakan, “Zendhy ingin membuat konten musik di Youtube Channel miliknya bareng saya dan DenChas. Maka (tahun 2017) jadilah single pertama The 14th Dream yang kami rekam di studio milik Denchas. Dalam single pertama, Denchas mengisi (part) gitar juga. Ya sudah, kita buat bertiga dengan project rekaman diambil dari insial nama saja, ZAD (Zendhy, Andra, dan Denchas). Kita sih sebenarnya “serius – tidak serius” karena kita tidak punya target dan rencana khusus.

Tetapi, kami sudah membuat 2 single lagu yang Insya Allah seperti single pertama diluncurkan dalam format digital seperti iTunes dan Spotify di single yang berjudul Arwana,” . Nama Arwana menjadi judul single kedua ZAD terinsipirasi dari sebuah stomp box buatan Indonesia, FM Pedals seri Arwana buah tangan dan pemikiran Ivan. “Single kedua ZAD featuring Ivan diberi judul Arwana. Saat itu mas Ivan (pembuat) FM Pedals mengeluarkan seri stompbox Awarna yang menjadi inspirasi kami menjadi sebuah judul lagu,” lanjut Andra.

GITAR YAMAHA

Seluruh personil ZAD juga sebagai endorser Yamaha instrumen musik. Sebut saja Andra Ramadhan masih aktif sebagai komposer dan gitaris Dewa 19 dan Andra and The Backbone. Sebelum dikontrak oleh YMID sebagai endorser gitar elektrik Yamaha RSP 20CR dan Pacifica 611, Andra sudah sempat mencoba beberapa kali produk Yamaha ini. Andra menjelaskan,” Sebelum diendors oleh Yamaha, saya sudah nyoba Yamaha (RSP 20CR dan Pacifica 611) lebih dulu. Ternyata setelah saya coba, enak juga memainkan (gitar) Yamaha ini. Gitar Yamaha sudah mewakili dengan genre musik yang saya mainkan. Genre saya kan tidak melenceng jauh dari project ZAD, jadi saya merasa cocok dengan Yamaha.”

Selain gitar diendors oleh Yamaha electric guitar, Andra juga diendors produk Line6 Helix. Andra kerap memanfaatkan prosesor gitar digital Line6 Helix di setiap proses rekaman di studio dan live performance. Andra mengombinasikan antara Line6 Helix dengan ampli gitar Yamaha THR100. Konsep routing audio saat proses rekaman (tracking) diseting cukup sederhana, yaitu mengirim 2 channel (1 channel dari Line6 Helix dan 1 channel todong dari amplifier gitar THR100). Saat rekaman, Andra merekam permainan gitarnya sebanyak dua kali dalam satu pengisian rhythm gitar. Download selengkapnya ya di Majalah Audiopro edisi 03 2018 di aplikasi GRAMEDIA DIGITAL atau di TB Gramedia Indonesia untuk baca selengkapnya ya. *Fajar Arianto

Related Posts