• Minggu , 24 Juni 2018

KONSER HANGAT DAVID FOSTER DI SURABAYA

Meski memiliki konsep yang sama dengan konser-konser David Foster yang bertajuk David Foster Hitman & Friends sebelumnya, konser di Surabaya (22/3) kali ini terasa berbeda.

 

konser terkesan lebih cair, hangat dan santai. Padahal konser yang dilangsungkan di Dyandra Covention Center tersebut ditonton sekitar empat ribu penonton. Tampaknya gestur yang ramah, tabiat yang lucu dan komunikasi yang lancar menjadi kunci kesuksesan musisi David Foster untuk menyentuh bagian terdalam perasaan penontonnya malam itu. Beberapa improvisasi terjadi, baik yang spontan maupun yang tidak sebagai gimmick dari konser yang berlangsung kurang lebih selama 3 jam ini.

Konser dibuka dengan lagu ‘Winter Games’, permainan piano musisi asal Kanada itu langsung mengingatkan penonton, bahwa mereka tengah disuguhkan konser dengan kualitas dunia. Selanjutnya penampilan solois muda Indonesia, Yura Yunita yang menyayikan lagu ‘Cinta dan Rahasia’ dan ‘Through the Fire’. Lagu yang dipopulerkan oleh Chaka khan itu coba ditampilkan Yura lebih RnB, maklum mengingat umurnya, Yura tergolong musisi zaman now. Menyematkan soul RnB lagu lama itu terdengar lebih fresh. Selanjutnya Sandhy Sandoro. Terlihat sekali kelas musisi internasional sudah digenggamnya, ia mampu menyanyikan ‘you’re the Inspiration’ dan ‘When a man love a Women’ dengan caranya sendiri. Suaranya yang khas di dua lagi tersebut konon membuat lagu tersebut memiliki roh baru.

Tak kalah mengagumkan adalah penampilan Dira Sugandi. Satu-satunya penyanyi Indonesia yang paling sering bekerja sama dengan David, Dira tersimak paling nge-blend. Seolah nada-nada rawan di lagu-lagu film ‘Bodyguard’ dilaluinya dengan mudah, termasuk lagi ‘All by my Self’ dan ‘I’m Every Women’. Anggun menjadi sihir lain dipertunjukan yang dipromotori oleh Rajawali Communication Indonesia tersebut. Masih bergaya khas, seksi-seksi eksotik Anggun paling banyak menyanyikan porsi lagu miliknya sendiri. Lagu anyarnya ‘ What We Rember’langsung dinyanyikan, selanjutnya ‘Snow in Sahara’ dan ‘Mimpi’ setelah sebelumnya mendendangkan lagu yang pernah dipopularkan Toni Braxton, ‘Unbreak My Heart’. “Ini adalah lagu yang sulit, mengingat nada yang rendah dan tinggi sekalipun ada di lagu ini, semoga tidak mengecewakan,” tutur Anggun kepada David di atas panggung.

Hasilnya? David memberikan pujian bertubi-tubi buat penyanyi Indonesia yang sukses membangun karir di mancanegara itu. Setali tiga uang dengan yang lain, Brian mcKnight juga tampil bagus. Bermodalkan vokal lembut dan gaya bernyanyi dengan improvisasi khasnya diujung lagu masih ampuh memukau penonton. Menyayikan ‘Every Breath You Take’ milik the Police, medley ‘ Morning-After the Love-I Swear’ , penontonpun diajak melow melalui permainan pianonya sambil menyanyikan ‘One Last Cry’, dan selanjutnya ‘Back at One’. Akhirnya Konser ditutup dengan penampilan bareng Yura-Sandhy-Dira-Anggun-Brian menyanyikan ‘September’’, cukup kompak. Nampaknya, tanpa adegan encore sekalipun konser David Foster Hitman and Friends malam itu sudah memuaskan penonton yang hadir malam itu. *Dini

Related Posts