• Rabu , 25 April 2018

APAKAH AMPLIFIER DAN DRIVER CAR AUDIO KOMPATIBEL UNTUK RUMAH?

YANG MENJADI PERTANYAAN DARI PARA PENGGEMAR HOME AUDIO, APAKAH KOMPONEN DRIVER CAR AUDIO DAN AMPLIFIER HOME AUDIO DAPAT MATCHING DAN DAPAT DIJADIKAN PERANGKAT HI-FI RUMAH?

 

Banyak rumor yang mengatakan kalau driver loudspeaker car yang berimpedansi 4 Ohm tidak cocok dengan amplifier home yang berimpedansi keluaran 8 Ohm. Benarkah itu? Mengapa driver loudspeaker car dibuat 4 Ohm? Ternyata ada sejumlah parameter yang membedakan antara komponen car audio dan home audio. Kita harus flash back ke awal dekade 50 an ketika mobil mulai bergenit ria dengan masuknya radio. Ketika itu teknologi car audio bersahaja, menggunakan amplifier tabung yang notabene berdaya lemah. Belum ditemukan catu daya voltase tinggi untuk mendrive loudspeaker. Ketika itu dirasakan SPL kurang memadai, terutama untuk nada bass.

Berdasarkan pada rumus “daya sama dengan arus pangkat dua dikali impedansi”. Maka supaya terjadi peningkatan daya maka arus mesti diperbesar dengan cara menurunkan impedansi yang umumnya 8 Ohm (untuk home) menjadi 4 Ohm . Dengan cara ini maka daya keluaran loudspeaker bertambah dua kali lipat dari semula. Berhubung dahulu amplifier tabung menggunakan transformer, maka dengan mudah dibuat tap untuk mendapatkan impedansi keluaran 4 Ohm.

Semakin lama, teknologi amplifier car audio semakin maju dengan ditemukannya komponen aktif solid state menggantikan tabung elektronik. Solid state berdaya lebih besar dari tabung elektronik dan ditambah dengan pemakaian catu daya tegangan tinggi. Berdasarkan rumus “daya sama dengan tegangan pangkat dua dibagi impedansi”, maka dengan meningkatkan tegangan catu terjadi peningkatan daya keluaran amplifier berlipat lipat ganda. Dari sini dapat ditarik benang merah antara penurunan impedansi loudspeaker dan peningkatan tegangan catu daya amplifier.

Related Posts