• Minggu , 23 September 2018

PRODUK INDONESIA YANG MENDUNIA

TAHUN SILAM MAJALAH INI PERNAH MENGULAS KARYA RUDY GUNAWAN – SEORANG KREATOR AUDIO ASAL SOLO.

 

Rudy, demikian nama yang biasa dipanggil, dikenal sebagai produsen driver loudspeaker “Aurel Bryan”. Semua driver berkatagori full range mulai dari 50 Hz hingga 18 kHz (pakai whizzer) dengan membran semi Kevlar yang berwarna kuning. Sistem loudspeaker yang berefisiensi tinggi ini sering dipakai untuk terminal akhir dari amplifier tabung atau solid state kelas A yang rata rata berdaya antara 5 W . Tapi jangan dikira kalau sistem loudspeaker ini tak mampu mereproduksi gebukan bass yang lumayan mantap. Dalam suatu kesempatan Rudy mendemokan sistem lengkap loudspeakernya yang diberi merek Aurel Bryan. Target rancangannya terpaut pada:

  • Sistem loudspeaker corong yang berefisiensi tinggi.
  • Bersuara natural bebas dari honky tonky
  • Tanggapan frekuensi lebar.
  • Memiliki detil mikro dan makro, gesit dan berdinamika.

Kalau dibedah sistem multiway ini menggunakan 90% komponen lokal Sejumlah keistimewaan dari rancangan loudspeaker ini:

  • Dirancang dengan konsep full front loaded horn
  • Rancangan corong bundar dan lurus
  • Slot tunggal sehingga tidak terjadi kesalahan fasa
  • Corong bisa dimaju mundurkan agar terjadi waktu tiba yang sama dari tiap driver
  • Keluaran X over pasif langsung ditodong ke multi amplifier
  • Kepekaan sistem keseluruhan 105 dB/w/m

Adapun driver yang dipakai

  • Untuk driver tweeter dan corong dipakai CD25ST dan H2500 (terbuat dari almunium)
  • Untuk driver mid dan corong dipakai CD35MH dan H2500 (terbuat dari plywood berkualitas tinggi).
  • Untuk driver mid bass dan corong pakai ML8Dfe dan H125 (terbuat dari plwood
    berkualitas tinggi).
  • Untuk driver bass dan kabinet pakai L18Dfe dan H30 (kabinet).

Tanggapan frekuensinya mulai dari 30 Hz hingga 20 kHz. Dalam uji coba kami pakai multi power amp masing masing untuk tweeter, mid high, dan mid low. Khusus bass dipakai power amp khusus yang berdaya sembur lebih besar.

UJI DENGAR

Kami sempat menyimak demo dari loudspeaker Aurel Bryan dengan menggunakan amplifier tabung multi kanal (untuk tweeter, mid high dan mid bass) dan amplifier stereo untuk woofer. Sebagai source digunakan CD player. Loudspeaker ini membutuhkan ruang dengar minimal 30 m2 mengingat badan dari loudspeaker itu sendiri lumayan tambun. Kami menyimak vokal wanita cukup lantang dan efek honky tonky sedikit terasa. Barangkali bila ketebalan corong mid high dan mid bass ditambah maka efek ini kian lenyap. Khusus bass tersimak cukup punchy dan dengan bantuan kabinet labyrinth maka nada bass low tersimak berenersi, sangat cocok untuk mereproduksi bass betot (contra bass). Prediksi kami sistem loudspeaker “Aurel Bryan” sangat cocok untuk mereproduksi orkes un-plug (akustik) yang membutuhkan keakuratan bunyi dan bukan untuk mereproduksi musik jenis disco dengan bunyi bass berdetam detam. Saya salut dengan Rudy yang mau mengangkat citra produk audio Indonesia.

Related Posts