• Rabu , 24 Oktober 2018

GITAR DAN AKSI INOVATIF SHUN NG

Mungkin tak pernah terbayangkan sebelumnya bahwa Shun Ng saat ini dapat menjadi musisi sekaligus penyanyi yang dihormati di industri musik dunia meski dirinya sama sekali bukan terlahir dari keluarga yang dekat dengan musik. Bahkan, semasa kecilnya pun dia sama sekali tidak mengenal musik. Namun, mendengarkan lagu “‘Yesterday” dari The Beatles telah membuat pria kelahiran 24 Meil 1990 ini tertarik dengan musik di sela rasa bosannya saat itu. Shun Ng pun akhirnya belajar musik secara khusus saat bersama keluarganya kembali ke negara asalnya, Singapura. Pria kelahiran Chicago, Illinois, Amerika Serikat, ini menempuh pendidikan musik di Singapore Polytechnic.

Rupanya, keseriusan Shun Ng ini membuahkan hasil. Perlahan tapi pasti, namanya sebagai musisi, penulis lagu, sekaligus penyanyi semakin dikenal. Bahkan, dia sempat mendapat pujian dari Quincy Jones yang merupakan produser, pengaransemen, dan musisi papan atas dunia. Tidak hanya itu, Pria berusia 27 tahun yang dikenal dengan gaya permainan gitarnya yang flamboyan ini juga telah mendapat berbagai penghargaan bergengsi. Salah satunya adalah International Artist of the Year di Boston Music Award 2015 lalu. Pada 25 November lalu, Shun Ng menggelar show case di sebuah klub di Jakarta bersama The Sunettes Power Trio. AudioPro sempat berbincang dengan gitaris ini seputar karier dan tentu gitar signature hasil karyanya.

Shun Ng mengaku mendapatinspirasi dari berbagai genre musik yang akhirnya membentuk karakter bermusiknya. “Saya suka funk, soul, R&B, blues, hingga rock n roll, dan semunya menjadi inspirasi saya dalam bermusik. Saya bahkan sering mencampurkan beberapa jenis musik dalam satu komposisi. Saya melakukan hal-hal menyenangkan dalam bermusik. Saya tidak membatasi jenis musik tertentu dalam berkarya. Justru itu membuat musik yang kita mainkan semakin lebar dan beragam,” ungkapnya. Shun Ng juga tampil dengan gitar unik yang selalu dibawanya ke mana-mana. Gitar ini merupakan buah idenya. Dia bekerja sama dengan pembuat gitar untuk merealisasikan membuat sebuah gitar yang sesuai dengan kebutuhannya. Setelah merancang gitar signature-nya tersebut selama 1 tahun, dirinya kemudian merancang kembali gitar signature keduanya dalam rentang waktu yang lebih singkat.

Menurutnya, gitar standar tak bias mengakomodasi permainannya secara total sehingga dirinya membutuhkan gitar khusus untuk setiap aksinya. “Gitar ini memiliki 2 channel, satu untuk string gitar dan satu lagi untuk membuat beat. Saya buat ringan dan senyaman mungkin. Dan sound natural termasuk beat dengan nuansa wood yang kuat bisa tercipta di gitar ini,” akunya, kemudian mempraktikkan gaya bermain gitarnya yang inovatif. Bisa jadi gitar ini adalah salah satu rahasia kunci Shun Ng bisa sampai dijuluki memiliki permainan gitar yang flamboyan. Shun Ng belum lama ini baru saja merilis album keduanya secara digital.

Related Posts