• Sabtu , 18 Agustus 2018

TIPS MEMILIH KABEL INSTRUMENT

KABEL INSTRUMENT ADALAH ELEMEN PALING VITAL DALAM RANGKAIAN SINYAL. KARENA TUGAS KABEL TERSEBUT ADALAH MENYALURKAN DAN MENJAGA SINYAL ITU. TERLEBIH APABILA KABEL YANG DI GUNAKAN BERUKURAN LEBIH DARI 6 BAHKAN SAMPAI 10 METER, JIKA KUALITAS KABEL TERSEBUT KURANG MEMADAI, MAKA KUALITAS SOUND YANG DIHASILKANPUN AKAN BERPENGARUH.

Kabel itu seperti aliran darah yang menghantarkan darah ke seluruh tubuh. Kalo aliran darah itu tersumbat, akan terjadi penyumbatan pembuluh darah. Begitu juga dengan kabel instrument. Apakah Anda merupakan user yang menggunakan peralatan audio atau instrument yang mahal, akan tetapi sound yang dia hasilkan berbanding terbalik dengan ‘harga’ nya.

Coba Anda cek satu-persatu, apakah kabel yang Anda gunakan sudah layak untuk menghantarkan sinyal ? Walaupun ada beberapa faktor yang mempengaruhi performa kabel, hal yang paling penting adalah mencari yang sesuai dengan selera, style, dan equipment yang di gunakan. Kabel tidak harus selalu mahal, atau memiliki fitur-fitur paling canggih. Tetapi kabel terbaik adalah yang cocok di telinga Anda. Dengarkan bagaimana respon dan sound kabel itu dalam hal clarity, dinamika, pitch definition, balance, feel, harmoni, dan kekuatan sinyal. Banyak sekali pilihan merk di pasar, namun tentunya sesuaikan dengan kebutuhan dan budget.

Di bawah ini, Kami akan membahas faktor apa saja yang akan menghasilkan kualitas kabel, sehingga dapat menjadi perhatian lebih dan referensi saat Anda memilih kabel instrument.

 

KONSTRUKSI

Konstruksi kabel dan komponen di dalamnya mempengaruhi bagaimana kabel itu menyalurkan sinyal dan bagaimana tone yang dihasilkan. Kabel itu intinya terdiri dari kondukter tunggal atau banyak yang terbuat dari material seperti tembaga (copper), tembaga sepuh perak (silver-coated copper), atau perak solid. Konduktor ini dibungkus oleh sebuah lapisan yang bernama Dialectric. Di sekitar dialectric ini terdapat insulator dan shield yang berguna untuk melindungi dari ground noise dan microphonics feedback. Setelah itu dibungkus lagi dengan lapisan yang disebut Jacket. Lapisan Jacket ini yang biasa Anda lihat dan pegang. Lapisan ini tugasnya melindungi inti kabel, dan juga berfungsi sebagai shielding terakhir dari ground noise.

TRANSPARANSI

Banyak produsen yang mengklaim bahwa produk mereka mempunyai “transparansi sinyal’ terbaik. Namun sebenarnya setiap kabel mempunyai karakter ‘sound’ nya sendiri. Karena itu, kata ‘transparansi sinyal’ sendiri lebih merupakan persepsi. Kenapa persepsi? Mudah saja. Bagaimana mungkin Anda bisa tahu mengenai transparansi sinyal, sedangkan suara asli dari instrument yang Anda miliki saja tidak tahu? Untuk itu baiknya Anda mengenali terlebih dahulu suara asli dari instrument yang Anda miliki, barulah Anda pilih kabel yang soundnya lebih transparansi dan sesuai karakter yang di inginkan. Baca selengkapnya ya di Majalah Audiopro edisi 12 2017 atau download Majalah Audiopro di aplikasi SCOOP (Android/iOS) dan TB Gramedia Indonesia.

Related Posts