• Sabtu , 16 Desember 2017

WANDA OMAR ALUNAN MUSIK MELALUI BASS

MESKIPUN ALAT MUSIK YANG SATU INI LEBIH POPULER DIMAINKAN OLEH SEORANG LAKI-LAKI, TERNYATA TIDAK SEDIKIT KAUM HAWA YANG JUGA BISA MEMAINKAN INSTRUMENT INI, BAHKAN BEBERAPA DI ANTARA MEREKA DIAKUI KEHEBATAN SKILL-NYA OLEH PARA PRIA.

 

Di Indonesia sendiri masih jarang wanita yang berminat untuk memainkan alat musik bass. Bermain bass sejak umur 13 tahun, Wanda Omar seorang bassist perempuan asal Jakarta mendalami hobi yang membawanya menjadi profesi musisi profesional.  “ Karena Papa adalah pemain bass, dari kecil udah di ajarin musik oleh beliau. Nah karena menurut Papa lebih baik belajar basicnya dulu, maka udah belajar main gitar sejak kelas 4 SD. Lalu saat menjelang masuk SMP mulai di suruh belajar bass. “ Ujar wanita yang biasa di panggil Wanda ini.  Awalnya, Wanda tidak tertarik untuk belajar instrumen tersebut, menurutnya lebih seru bermain gitar daripada bermain bass. Karena gitar itu simple, bisa dimainkan untuk nongkrong dan nyanyi sama teman.  “ Ternyata bass itu, walau kelihatannya tidak penting dan cuma memainkan satu-satu not aja, tapi kalau tidak ada berasa banget. Karena di semua aransement musik pasti ada low frekuensinya, bass itu jadi detak jantungnya dalam sebuah lagu.“ tambah wanita kelahiran 1996 ini.

SESSION PLAYER LALU BASS HEROES 2

Karena tidak mendapat izin mengambil kuliah jurusan musik, Wanda akhirnya kuliah jurusan Akuntasi di Universitas Pelita Harapan. Namun di sana Ia malah bertemu dengan teman yang mengambil kuliah jurusan musik dan mulai bermain band serta ikut andil dalam beberapa project musik. Di awal belajar bass, Wanda yang diberikan referensi oleh Ayahnya untuk mendengarkan bass heroes sempat merasa asing karena mendengar instrument ini dimainkan beda dari biasanya. Seiring berjalannya waktu, 10 tahun kemudian saat menjadi session player bersama Baim di band Jabal Rootz. Ia di tawari untuk mengerjakan project bass.

Karena masih baru di dunia musik, tanpa pikir panjang tawaran tersebut di terima oleh Wanda. Di sinilah awal lonjakan karier yang sangat berpengaruh untuk Wanda. “ Dulu tiba-tiba mas Baim kontak dan dia menawarkan project mirip bass heroes dari Dhani Pete. Eh ternyata bener, yang aku ga nyangka hampir semua idola bassis yang dulu Aku cuma denger doang bisa ketemu langsung, malah workshop, sharing, sampai satu panggung bareng, mereka itulah yang banyak ngajarin aku. “ papar Wanda saat berkunjung ke redaksi Audiopro. Info lanjut mengenai GEAR, Skema Audio Recording, dan Cover Lagu Sampe Karya Sendiri. Baca selengkapnya ya di Majalah Audiopro edisi 10/Thn. XVI/2017 atau di SCOOP / Majalah Audiopro.

Related Posts