• Senin , 25 Juni 2018

BEKERJA DENGAN FILE VIDEO PADA LOGIC PRO X UNTUK MUSIK BACKGROUND DAN SCORING

DEWASA INI PRODUK AUDIO VIDEO SEMAKIN MARAK DAN BERAGAM. KONTEN KONTEN DIGITAL BERBASIS MULTIMEDIA BANYAK DIGUNAKAN UNTUK KEBUTUHAN IKLAN, PROMOSI DAN JUGA FILM DAN SINETRON. PRODUK MULTIMEDIA SEPERTI INI MENGGABUNGKAN BERBEGAI ELEMEN KONTEN SENI SEPERTI GAMBAR, SUARA, TEKS DAN ANIMASI. SEHINGGA INFORMASI YANG DIHADIRKAN SEMAKIN JELAS, ATRAKTIF. FILM DAN SINETRON PUN SEMAKIN HIDUP DENGAN PADUAN BERBAGAI MACAM ELEMEN MULTIMEDIA INI.

 

Audio yang merupakan unsur penting untuk menunjang visual yang dihasilkan meliputi produksi desain suara, efek, dan musik ilustrasi maupun scoring. Musik ilustrasi termasuk musik background atau pengiring gambar bisa juga sebagai musik transisi, bumper in/out, smash, tune, dan juga musik scoring. Musik scoring sendiri biasa dipakai sebagai musik pengiring adegan dalam fillm yang memberikan mood. Logic Pro X sebagai sebuah software DAW dapat digunakan untuk membuat musik mengiring gambar video maupun film. Akan lebih mudah bagi seorang musisi untuk membuat musik dengan melihat visual. Terutama untuk membuat musik scoring dimana visual sangat membantu dalam membuat musik sehingga mood lebih tercapai.

FRAME RATE SYNC

SMPTE

Logic Pro X mendukung tipe file video Quicktime MPEG 4, H.264. Mengacu pada SMPTE frame rate 24 fps untuk cinema, 25 fps untuk PAL, 29.97 fps dan 30 fps untuk NTSC. Namun demikian, ada baiknya kita mengikuti frame rate dari file video yang digunakan. Biasanya Logic Pro X akan memberi pilihan opsi frame rate, apakah akan mengikuti frame rate dari file video atau menggunakan frame rate yang diatur dari Logic Pro X. Memilih frame rate sesuai konfigurasi file video akan lebih aman bagi editor video nantinya untuk menggabungkan file audio yang kita buat di Logic Pro X (baik dialog, foley, scoring). Dengan frame rate yang sesuai dengan video, tidak terjadi pergeseran SMPTE. Selain itu pemilihan frame rate yang sesuai akan memudahkan untuk menentukan cue pada proses scoring. Baca selengkapnya ya di Majalah Audiopro edisi 10/Thn. XVI/2017 atau di SCOOP / Majalah Audiopro.

Related Posts