• Sabtu , 16 Desember 2017

ADHITYA PRATAMA “EKPLOITASI DIRI UNTUK BERMUSIK” ADHITYA

DUNIA MUSIK ITU SANGATLAH LUAS, TIDAK HANYA BERBICARA TENTANG HINGAR-BINGAR PANGGUNG, BANYAK PILIHAN KARIR SEBAGAI MUSISI PROFESIONAL YANG SECARA TIDAK SADAR MASIH TERBUKA LEBAR. SEPERTI YANG DI LAKUKAN OLEH ADHITYA PRATAMA, TAK HANYA MENJADI GITARIS, IAPUN MENCOBA EKSPLOITASI SISI LAIN SEORANG MUSISI UNTUK MENJADI PRODUSER.

 

Seorang musisi, terlebih gitaris, secara profesional dituntut agar dapat menjadi seorang yang cerdas dalam bermusik. Dimana mereka harus dapat menyesuaikan diri sesuai kebutuhan. Tak pelak, semua itu butuh kedewasaan dan jam terbang setelah melewati beberapa fase. Tidak hanya musiknya, penting bagi musisi itu sendiri untuk belajar produksi musik dari mulai pre-production sampai post-production. Karena menjadi seorang produser musik itu juga berkarya serta berusaha agar pesan tersampaikan kepada pendengar melalui musiknya, dan yang paling penting membentuk identitas dari musisinya sendiri.

DARI SESSION PLAYER

Tercatat sebagai gitaris Element sejak tahun 1999, Adhit yang sempat mundur tahun 2008 ini tetap eksis bermusik. Sebagai gitaris, 10 tahun kebelakang Ia sempat menjadi sesion recording artis untuk beberapa album penyanyi solo seperti Afgan, Rossa, dan Cakrakhan, sesion playerpun tak luput dijalani. “Bermodal nekat sih awalnya untuk sesion recording, karena kepalang udah duduk dipaksa mengisi tracking gitar untuk lagu yang belum pernah Saya dengar, maka dengan keadaan itu jadinya malah terbiasa. Mungkin kalau dulu hanya di element aja, Saya ga akan jadi seperti ini.“ Ujar pria yang di biasa di sapa Adhit ini.

Terinspirasi dari Pay Burman, Adhitpun banyak belajar musik darinya. “ Pay itu adalah Nabi Saya dalam bermusik, karena sejak jaman di Slank udah ngefans. Dapat kesempatan ketemu Pay dan bahkan tinggal di lingkungan yang sama berkah banget, pasti ada aja yang bisa di pelajarin setiap ketemu. Dia juga yang ngebentuk Saya sampai di tahap sekarang ini. “ Tambahnya saat di temui Audiopro di Kawasan Sudirman. Tidaklah mudah untuk menjadi seorang sesion recording, apalagi sesion player. Mencoba untuk keluar dari kebiasaan, menekan ego dan berkolaborasi dengan banyak orang dari beragam genre musik bisa membuka pikiran lebih universal dan membawa penyegaran. Sehingga dapat membuka pilihan lain bagi musisi dalam bermusik.

Info lanjut mengenai Menjadi produser musik, Discography dan Skema Live & Recording. Baca selengkapnya ya di Majalah Audiopro edisi 09/Thn. XVI/2017 atau di Scoop Majalah Audiopro.

 

Related Posts