• Kamis , 17 Agustus 2017

VICKY BAGUS TETAP ANAK BAND

KEYBOARD BUAT AKU ITU GENERAL. SEMUA ALAT MUSIK BISA DIBUNYIKAN DARI KEYBOARD. MENJADI PEMAIN KEYBOARD PUN KEDEPANNYA (PEKERJAAN) BISA MENJADI APA SAJA DIBIDANG MUSIK. SELAIN BISA MENJADI SOUND ENGINEER, MENGARANG LAGU, BISA GABUNG DENGAN GROUP BAND BAHKAN BISA MENJADI SMASHER SEPERTI SEKARANG INI.

 

Lahir dari keluarga musisi, bakat bermusik Vicky Bagus berasal dari Vicky Vendy (alm) yang dulu sebagai peniup saxophone sekaligus penyanyi di era tahun 80an yang tak lain adalah ayahnya. Vicky Bagus masih ingat benar saat dulu sang Ayah ketika berlatih membawakan lagu-lagu dari group band seperti Mezzoforte, Casiopea, Jeremy All Stars, sehingga ketika ia belajar mempelajari keyboard, maka genre group band diatas adalah yang dipelajarinya. Belum lagi sosok Indra Lesmana dari dulu hingga sekarang yang menjadi rule of model sekaligus alasan dirinya ingin belajar bermain keyboard. Membentuk group band saat di Surabaya dengan nama Lima Band pada 1997, dan akhirnya berganti nama menjadi Simply Fresh Band pada tahun 2003, group band yang dipimpinnya ini pun melesat setelah menjadi home band di acara Ceriwis yang ditayangkan di salah satu teve swasta.

MENGANDALKAN PENDENGARAN

Sangat beruntung bagi yang belajar keyboard di beberapa kursus musik yang ada. Mereka yang kursus tentunya akan dibekali dengan kemampuan memainkan karya musik melalui membaca not balok dengan benar. Namun tidak bagi Vicky yang justru belajar keyboard secara otodidak dengan keyboard pinjaman teman saat dirinya masih di SMA pada tahun 1995. “Aku belajar keyboard secara otodidak, saat itu aku hanya mengandalkan pendengaran atau earing lalu menirukan suara tersebut lewat keyboard dan itu dilakukan sendiri,” kenangnya ketika ditanya tentang awal belajar keyboard.

Lebih lanjut pria kelahiran 8 Sepetember 1976 ini menambahkan karena belajar otodidak, proses tersulit saat dirinya belajar keyboard adalah membaca not secara benar dan cepat. “Makanya sampai saat ini aku terus mengejar ketinggalan aku dalam belajar membaca not, tapi kebanyakan memang dulu aku belajar dengan cara melatih telinga. Entah lagu tersebut dalam katagori sulit atau mudah aku selalu mempelajari keyboardnya dengan cara mendengarkan,” jelas lelaki yang juga pernah mengarang dan mengkomposisi sebuah lagu yang dibawakan oleh Marcel di album keduanya, dengan judul lagu Denganmu dimana arransemennya dipercantik oleh Irvan Chasmala.

KOLEKSI 51 KEYBOARD

Pertama kali keyboard yang dipunya adalah Roland XP-80, namun saat berangkat ke Jakarta, keyboard itu terpaksa dijual untuk biaya hidup. Dan ketika sudah bisa mengumpulkan uang dari hasil “ngamen” di berbagai tempat, Korg 01FD (sampai sekarang masih dismpan) adalah sebagai pengganti keyboardnya yang telah dijual itu. Dari hasil mengisi acara di berbagai tempat Vicky selalu berusaha menyisihkan hasil jerih payahnya untuk membeli keyboard. Kini sekarang ia mempunyai sekitar 51 keyboard berikut dengan controller kecil dari berbagai merek seperti Kruizwell, Hammon, Roland, Korg, North. Mug Little Patty, Vaugh dan lainnya. “Makanya kalau aku ditanya keyboard mana yang baik, aku tidak bisa menjawab, karena buat aku semua merek keyboard mempunyai kelebihan masing-masing” jelasnya ketika ditanya keyboard yang baik seperti apa.

Info lanjut mengenai, Setting Keyboard baca selengkapnya di Majalah Audiopro edisi 07/Thn.XVI/2017.

 

 

Related Posts