• Kamis , 17 Agustus 2017

MENGENAL SPEAKER PRO

DALAM APLIKASINYA, SEBUAH SPEAKER DI DUNIA PROFESSIONAL AUDIO DIGUNAKAN UNTUK ANEKA ACARA BERBEDA. SEBUT SAJA CONTOHNYA, SEPERTI UNTUK STUDIO REKAMAN, SYSTEM RENTAL, LIVE MUSIC DI CLUB ATAU EVENT EVENT TERTENTU MISALNYA DANCE, UNTUK SYSTEM SUARA DI GEREJA, SYSTEM TOURING, LIVE THEATER, SHOW PANGGUNG SEPERTI MUSIC KLASIK DAN OPERA, RUANG KONFERENSI DAN HALL SEPERTI UNTUK PENGAJARAN, SEBAGAI SOUND SYSTEM DI RUANG ATAU LAPANGAN OLAHRAGA DAN LAIN LAIN. MARI KITA MENGENAL DASAR DARI SEBUAH SPEAKER, TERMASUK FUNGSI, BAGIAN DAN JENIS JENISNYA.

Dalam aplikasinya, sebuah speaker di dunia profesional audio digunakan untuk aneka acara berbeda. Sebut saja contohnya, seperti untuk studio rekaman, sistem rental, live music di club atau event-event tertentu, misalnya dance, untuk sistem suara di gereja, sistem touring, live theater, show panggung seperti music klasik dan opera, ruang konferensi dan hall seperti untuk pengajaran, sebagai sound system di ruang atau lapangan olahraga dan lain lain. Mari kita mengenal dasar dari sebuah speaker, termasuk fungsi, bagian, dan jenis-jenisnya.

Speaker merupakan salah satu elemen penting dalam sebuah sound system audio di dalam rumah (home audio) atau dalam sebuah sistem sound reinforcement. Karena yang kita nikmati ini adalah media audio profesional, maka mari kita melihat speaker, misalnya dari sebuah sistem sound reinforcement. Sistem sound reinforcement umumnya terdiri dari:

  • Input transduser, yakni mikrofon yang mengubah energi suara seperti orang bernyanyi, berbicara atau suara dari sebuah instrument menjadi sebuah sinyal listrik.
  • Prosesor sinyal, yang menyampaikan sinyal dengan karakteristik tertentu, contohnya ekualiser yang menyesuaikan bass dan treble, kompresor yang mengurangi peak sinyal, dan lain-lain.
  • Amplifier yang menambahkan power ke sinyal sehingga sinyal ini bisa men-drive spaker, tanpa menambahkan bumbu apalagi mengubah isi/konten informasi atau datanya.
  • Transduser output, contohnya adalah driver/loudspeaker dalam kabinet speaker, yang mengubah sinyal kembali menjadi energi suara, yaitu suara ini terdengar oleh audiens dan penyaji itu sendiri.

Penjelasan di atas mungkin bagi Anda terlihat sederhana. Padahal sebenarnya cukup rumit, karena melibatkan sejumlah komponen individual yang bervariasi, semuanya untuk mendapatkan apa yang menjadi tujuan bersama, yakni mendapatkan suara yang terdengar baik, khususnya ke hadapan audiens, juga penyaji dan individu lainnya.

Di foto ini memperlihatkan dasar dari system sound reinforcement, misalnya di sebuah area (venue) musik berukuran kecil. Bisa kita lihat, speaker untuk audiens ditempatkan di sisi kiri dan kanan dari panggung atau stage. Terlihat juga satu row speaker monitor yang diarahkan ke penyaji onstage-nya penyaji, untuk membantu mereka mendengar suara yang mereka nyanyikan atau instrument yang mereka mainkan. Di sini sang engineer audio duduk di belakang ruangan, mengoperasikan mixing console, yang memberikan bentuk kepada suara dan volume dari semua suara vokal atau instrument yang ada.

Baca Selengkapnya ya di Majalah Audiopro Edisi 07/Thn. XVI/2017.

 

Related Posts