• Sabtu , 16 Desember 2017

LANGE SRX715

JARANG ADA LOUDSPEAKER PROFESIONAL AUDIO YANG RENTANG FREKUENSINYA MENCAPAI 20 KHZ. SALAH SATUNYA LANGE SRX 715 YANG TANGGAPAN FREKUENSI NADA TINGGINYA MENGGAPAI SETINGGI ITU.

Bulan silam lab kami kedatangan satu unit loudspeaker Lange SRX 715. Beratnya lumayan perlu dua orang menggotongnya. Untuk keperluan review maka kami gunakan integrated amplifier profesional Falcon KS-18 yang juga kami review untuk edisi kali ini. Hitung hitung sekali tepuk dua lalat.

Perangkat yang digunakan untuk review:

  • CD Player : NAD T-550
  • Integrated Amp : Falcon KS-18
  • Loudspeaker : Lange SRX 715

Loudspeaker Lange SRX 75 memiliki dua terminal speakon. Satunya “in” dan satu lagi “out atau thru” untuk dihubungkan ke loudspeaker lain. Daya asupan mencapai 800 Watts (kontinyu) dan puncaknya 3200 Watts. Terdiri dari sebuah woofer 15” dengan magnet Neodymium 4 dan tweeter corong 90 x 50 derajat. . Ada dua kumparan koil suara pada woofernya diinduksi oleh tweeter Neodymium sehingga kepekaannya tinggi.

Oleh karena kumparan suaranya dobel maka dibutuhkan magnet lebar (besar) sehingga menambah beratnya. Loudspeaker ini dirancang guna keperluan dalam ruang (in door) dan tidak untuk luar ruang (out door) karena free edge (karet penyanggah) terbuat dari polyurethane yang mudah rusak terkena sinar matahari (ultra violet). Kami memakai sejumlah album yang memiliki tonal balane bagus. Antara lain Paul van Dyk in Between dan album Miley Cyrus “Bangerz” Dari uji coba tersimak reproduksi hi note loudspeaker ini bisa mencapai tiga hingga empat octave.

Vokal Miley Cyrus dapat direpro ketinggiannya dengan baik. Juga repro bassnya cukup punch. Ini tersimak ketika kami mengujinya dengan album “In Betweem” Paul van Dyk. Album ini berisikan musik Disko yang secara monoton memproduk pukulan kick bass dan treble cymbal berulang ulang. Karena monoton maka kami dapat menyimak dengan jelas karakter tendangan drumnya yang tersimak solid dan pukulan cymbalnya renyah. Hanya saja kita harus pandai menata frekuensi tone control, salah sedikit maka treblenya akan terlalu bright menyebabkan terjadi efek “esser” yang berlebihan.

Secara keseluruhan loudspeaker ini mampu merepro vokal manusia (pria dan wanita) cukup bagus selama kita mampu menata eq dengan baik. Artinya jangan terlalu over menata bass atau menata treble. Juga dalam menata volume harus disetel jangan melampaui batas 90 dB supaya tidak merusak kendang telinga.

Related Posts