• Selasa , 17 Oktober 2017

ZENDHY KUSUMA : EDUKASI MUSIK MELALUI GITAR DAN ALBUM SOLO ENCORE

MUSIK ITU  SANGATLAH LUAS  DAN UNIVERSAL DENGAN BAHASA  MELALUI NADA YANG AKAN DI TERIMA DI SEGELA PENJURU DUNIA. WALAUPUN TIDAK SELALU BERKOMUNIKASI MELALUI LIRIK DI DALAM SEBUAH LAGU, HAMPIR SETIAP ORANG AKAN TETAP BISA  MENIKMATI EMOSI YANG TERKANDUNG DALAM SEBUAH KOMPOSISI MUSIK.

 

Musik dan Gitar adalah dua hal yang berkaitan dan tidak dapat di pisahkan. Hal inilah yang membuat Zendhy Herdian Kusuma mempunyai konteks bermusik sebagai Edukator dan Solois gitar. Dua hal yang menjadi passionnya, yaitu mengajar dan bermain gitar Ia wujudkan ke dalam Sekolah Musik Istana Nada yang dimilikinya dan album solo gitar keduanya, Encore.

EDUKATOR GITAR

Memang, secara ekplisit terlihat dari sisi bisnis maupun dari sisi interest sumber daya manusia pada dunia edukasi mempunyai grafik lebih stabil dari tahun ke tahun. Semua pasti membutuhkan edukasi, entah itu pendidikan apapun, karena itu merupakan salah satu fundamen dan menjadi kebutuhan mendasar. “Karena passion Saya di musik dan senang edukasi serta sharing musik, Saya bentuk satu institusi yang notabene mengembangkan dunia pendidikan. Dan itu bisa Saya kembangkan sampai Saya tua nanti, taruhlah Saya tidak kuat manggung atau apa, Saya masih bisa nulis, Saya masih bisa bikin kurikulum, tinggal di teruskan secara bisnis di Sekolah ” Ujar pria yang akrab di panggil Zendhy ini.

 

Karena orangtuanya penikmat musik yang sering nonton konser musik, sejak di masa kandungan Zendhy sudah di jejali musik. Sampai akhirnya Ia mulai belajar musik saat duduk di sekolah SMP melalui gitar klasik. Dari sinilah pendidikan secara tekhnikal didapatkan melalui kursus gitar dan gemar memainkan musik pop seperti lagu-lagunya Madonna sampai Richard Marx.

“ Dulu awalnya ngulik lagu Mr. Big – Wild Word karena itu gitar akustik, tapi pas dengar albumnya, ternyata isinya shredding semua, sempat bingung juga, oh ternyata gitar bisa ya di buat kaya gini, di situlah Saya mulai tertarik mempelajari gitar elektrik tapi tidak belajar secara formal, hanya dari manggung, ngejam, atau observasi. Gitar itu fun banget, dari dynamicnya, dari tekhnik yang bisa kita eksplore sangatlah menarik “ ucap Zendhy saat bertemu Audiopro di Istana Nada Fatmawati Jakarta Selatan.

Info lanjut mengenai Rock-fusion Instrumental di Album Encore dan Skema Zendy. Baca Selengkapnya ya di Majalah Audiopro edisi 06/Thn. Xvi/2017.

Related Posts