• Minggu , 23 September 2018

SERUNI AUDIO MIKROFON INSTRUMEN BERKUALITAS BUATAN ANAK YOGYAKARTA

KETIKA MENGENYAM PENDIDIKAN DI INSTITUT SENI INDONESIA YOGYAKARTA, TAK PERNAH TERBESIT SEDIKITPUN UNTUK MEMBUAT SEBUAH MIKROFON. MALAHAN SETELAH LULUS KULIAH, CRETTA CUCU ABDULLAH FOUNDER SERUNI AUDIO SEMPAT BERKARIER MENJADI GURU DI SALAH SATU SEKOLAH MENENGAH MUSIK DI DAERAH CIKINI SELAMA 5 TAHUN.

“ Saya ingin berbagi ilmu saya, karena percuma kalau sudah sekolah tinggi namun tidak bisa membantu mencerdaskan orang-orang sekitar. Untuk itulah, waktu itu Saya memutuskan untuk menjadi guru, bahkan sempat menjadi kepala sekolah.”

Kata pria yang akrab di panggil Cucu ini. Namun menjadi guru mengharuskannya menjalani Long Distance Relationship (LDR) dengan istri tercintanya. Jarak antara Yogyakarta – Jakarta dinilainya ke depan tak baik untuk keutuhan rumah tangganya. Dari pemikiran itulah Ia memutuskan untuk berhenti menjadi guru dan kembali menetap di Yogyakarta.

Sesampainya di Yogyakarta, Ia sempat kehabisan akal untuk membangun kembali kariernya. Hingga akhirnya seorangteman yang dikenalnya semasa di Jakarta mengajak untuk mengembangkan took retail alat musik yang masih di jalaninya hingga saat ini. Bermodal pernah berjualan kecil-kecilan semasa duduk di bangku sekolah Iapun mengambil tawaran temannya. Di tempat itulah kemampuan memasarkan sebuah produk Cucu terasah. Tiga tahun mengembangkan bisnis toko musik yang beberapa produknya merupakan barang impor, Cucu mulai berpikir untuk berkreasi  dan mengembangkan produk lokal.

PROTOTYPE

Awalnya Cucu berpikir tentang memainkan instrument musik yang tak bias di pisahkan oleh mikrofon. Lalu Ide liarnya muncul ketika bertemu dengan teman kuliahnya Gatot Danar yang memperlihatkan sebuah mikrofon instrumen buatan luar negeri dengan harga per set-nya mencapai 700 Euro atau lebih dari 8 juta rupiah. Dari situlah Ia ingin membuat produk serupa dengan harga yang lebih bersahabat untuk instrument gitar, biola, siter, dan sasando. Akhirnya tahun 2014, Ia bersama Gatot mencoba mulai merakit prototype mikrofon dengan serangkaian eksperimen di ruang belakang toko musik yang beralamat di Perum Griya Mahkota F-9 Jalan Godean km 4.5. Setahun setelahnya, di awal tahun 2015 prototype mikrofon yang ia kembangkan lahir dan di beri nama Seruniaudio.

Related Posts