• Kamis , 19 Oktober 2017

YURA YUNITA & Instrumen Pendamping Reface Series & CP4

YURA YUNITA, SALAH SEORANG PENYANYI WANITA KELAHIRAN BANDUNG MELESAT NAMANYA DALAM INDUSTRI POP INDONESIA SEJAK 2015.

Sejumlah hits dari album perdana “Yura” tahun 2014 lalu disukai oleh penikmat musik di seluruh Indonesia dan mendongkrak Yura Yunita sebagai musisi yang sanggup menumbuhkan perpaduan unsur jazz dan pop serta bisa diterima di berbagai kalangan. Yura yang dilahirkan dari sebuah keluarga pecinta musik Jazz membuatnya terbiasa mendengarkan musik blues, funk,Rhythm and Blues sejak kecil. Bahkan di album Yura banyak diwarnai sentuhan aransemen jazz dari sembilan track lagu di album Yura.

“Saya dilahirkan dan tumbuh besar dari keluarga yang suka musik. Orang tua sangat menyukai musik. Di rumah, saya juga sering mendengarkan jenis musik jazz, blues, funk seperti Earth Wind and Fire atau James Brown,“ ujarnya ketika ditemui tim Apro di aula konser Yamaha Musik Indonesia, Jakarta. Tak aneh jika seluruh lagu ciptaannya melalui sentuhan Yura yang peduli dengan komposisi dan aransemen lagu hingga pemilihan instrumen sangat berwarna. Bahkan persiapan album single kedua dan album berikutnya di tahun 2017 tak luput menjadi besutan utama Yura Yunita.

BEBAS EKSPLORASI

 “Saya sudah terbiasa dan menyukai menulis lagu mulai dari SMP dan belajar privat bermain piano klasik sejak SD. Namun, secara professional mengembangkan diri di aliran pop. Kalau nulis lagu dimulai dari pop dan jazz. Beberapa aransemen di album (Yura) engga melulu pop, tetapi juga ada (aransemen) blues dan funk,” tegas Yura yang juga mengenal majalah Audiopro sejak kecil. Album yang dibuatnya banyak terinspirasi dari genre jazz, namun dikemas dengan unsur pop dan soul sehingga bisa diterima oleh berbagai lapisan penggemar musik. Strategi cerdas dan berhasil dibuktikan kolaborasi antara Yura dan salah seorang music director beken Ari Renaldi komposer, produser, dan aranjer yang banyak melahirkan bintang, dalam album Yura. Album Yura (2014) juga diproduseri oleh musisi papan atas Glenn Fredly.

Eksplorasi bermusik dalam album Yura dapat dituangkan sepenuhnya, lagi pula tak main-main ramuan Ari Renaldi turut mencagak aransemen menjadi kaya dan menarik. Meskipun bernuansa jazz, namun bisa diterima di kalangan awam sekalipun. “Saya tumbuh di jalur musik independent jadi sangat leluasa berkarya mulai dari konsep lagu sampai lirik lagu. Semua lirik yang saya tulis hampir sembilan puluh persen sampai dengan akord dan aransemen saya involve di dalamnya. Aransemen dibantu oleh Ari Renaldi sebagai music director dan Glenn Fredly sebagai produser.

Mengenai Live Show, Yamaha Keyboard, Reface YC Baca Selengkapnya di Majalah Audiopro Edisi 03/Thn. XVI/2017.

Related Posts