• Selasa , 17 September 2019

THE SPIRIT OF YNGWIE MALMSTEEN

Rabu, 22 Maret 2017 Kemarin, Neo Classical Trio menyelenggarakan “The Spirit of Yngwie Malmsteen” di JK7 Swissbell Hotel, Kemang. Event yang khusus membawakan lagu-lagu popular dari seorang komposer dan virtuoso gitar rock asal Swedia yang sangat mendunia karirnya, Yngwie Malmsteen.

Dunia mengakui Yngwie Malmsteen sebagai salah satu sosok gitaris legendaris yang pernah ada. Ia pernah menggoncang dunia hard rock lewat skill bermain gitarnya yang eksplosif dan sangat cepat. Warna “Neo-Classical” yang di bawakan Yngwie berdasarkan struktur komposisi dari J.S Bach dan Niccolo Paganini dengan teknik sweep-arpeggio picking cepat telah menjadi ciri khasnya.

Yngwie telah memukau pecinta musik rock lewat kiprahnya di sejumlah band, seperti Steeler, Alcatrazz, dan Rising Force. Meski demikian, Ia jauh lebih bersinar sebagai gitaris solo yang piawai menampilkan karya-karya instrumentalis. Ketika Yngwie meluncurkan album klasik baroque shred debutnya “Rising Force” yang mengegerkan komunitas gitar rock, saat itulah menjadi era baru dimulainya untuk kecepatan dan keahlian dalam bermain gitar yang di sebut “shredder” dan menginspirasi jutaan gitaris di seluruh dunia hingga sekarang ini.

 

Yngwie Malmsteen sendiri tercatat baru dua kali datang ke Indonesia, Di tahun 1990 Yngwie Malmsteen pernah menggelar konser di dua kota yang banyak menyimpan fans fanatic rock yaitu di Solo dan Surabaya. Selanjutnya pada tahun 1996 Ia Kembali datang lagi ke Indonesia, namun kali ini bukan untuk konser, melainkan klinik gitar di Hard Rock Cafe Jakarta.

Sepertinya, sejauh ini belum pernah ada event yang secara eksklusif mempersembahkan lagu-lagu karya Yngwie Malmsteen. Untuk itulah, Neo Classical Trio yang di dukung oleh Supermusic.id berharap acara ini bisa menjadi pengobat rindu bagi penggemar Yngwie Malmsteen, khususnya Jakarta dan sekitarnya untuk menikmati dan mendengarkan lagu-lagu Yngwie Malmsteen dibawakan secara live.

Acara yang di mulai sejak pukul 17.00 tersebut di buka dengan penampilan brutal dari para gitaris komunitas ber-skill gawat mengcover komposisi lagu Yngwie Malmsteen yang memiliki tingkat kesulitan tinggi. Mereka adalah Gavin Iedema, Nino Lucretia, Adien Fazmail, Marcell, Romano Guitarboy, Bay Guitaro, Adam Akbar, Iwan Cumi, Adli Noor dan Zendhy Kusuma. Di tangan mereka, penonton disuguhkan komposisi speed tinggi seperti “Amberdawn” versi flamenco, “Caprici Diablo”, “Trilogy”, “I’m A Viking”, “Arpeggio from Hell”, “Evil Eye” hingga “Demon Driver”.

Lalu ada pula penampilan khusus dari gitaris bintang tamu, Coki Bollemeyer (NTRL/Blackteeth/Sunyotok), Aria Baron,Sony Ismail (J-Rocks) dan shredder Ezra Simanjuntak (Zi Factor) dengan dukungan Novyrock (vokal), Oktav “Edane” (bass), Reza (drum) dan Sonny (keyboard). Mereka membawakan lagu yang sudah dikenal oleh publik classic rock seperti “Blackstar”, “Far Beyond the Sun”, “You Don’t Remember, I’ll Never Forget”, “Heaven Tonight”, “Never Die”, “Brothers”, “Dreaming”, “I’ll See The Light”,“Rising Force”, “Like An Angel”, “Seventh Sign”, “Vengeance” dan “Bedroom Eyes”.

Terakhir, ada penampilan Irvan Borneo serta Imanine J-Rocks, tak disangka, pada event ini kedatangan tamu istimewa salah satu legenda gitar indonesia Eet Syahranie yang pada akhir acara jam session bersama Iman Jrock, selain itu ada juga Baken Nainggolan gitaris dari Hellcrust serta gitaris dan produser Deny Chasmala yang turut jam session meramaikan suasana malam itu.

Related Posts