• Sabtu , 20 Januari 2018

KONTRIBUSI MIXER DIGITAL PADA PEMENTASAN OUTDOOR

HAL YANG PALING KURSIAL PADA SEBUAH GIGS ATAU PEMENTASAN ADALAH PERAN MIXER DALAM MEM-MIXING SEGALA SUARA YANG MASUK. MAKA DARI ITU TERLEBIH DAHULU SAYA AKAN MEMAPARKAN APA SAJA KEPERLUAN UTAMA DAN KRUSIAL DALAM SEBUAH PEMENTASAN OUTDOOR.

Pertama yang sangat penting adalah mixer. Dalam pementasan outdoor, kanal mixer sangatlah penting untuk dijajaki efisiensinya. Pementasan outdoor seringkali berupa sebuah pementasan akbar, dalam artian luas area cakupan dan jumlah penontonnya. Hal ini mengharuskan adanya efisiensi jumlah kanal dalam mixer. Terlalu sedikit
kanal akan merepotkan untuk mewadahi jalur kanal bagi prosesor efek. Sedangkan bila terlalu banyak kanal dalam
situasi ruang dan muatan pengunjung yang akbar akan membutuhkan sebuah manajemen sistem yang terstruktur dengan baik. Selanjutnya yang kedua adalah sistem monitor. Dengan luasnya area cakupan dan kepadatan pengunjung mengharuskan adanya sistem monitor yang tetap sehingga dapat membuat penampil merasa nyaman
dan tidak terganggu oleh kebocoran powering dari sistem utamanya. Ketiga adalah PA System atau Public Address
System. Dalam pementasan outdoor sangat dibutuhkan powering dan keadaan sedemikian itu kerapkali memaksa kita untuk menggunakan sistem speaker dalam jumlah satuan yang banyak dan besar. Hal ini menjadi sebuah tantangan tersendiri terhadap kemampuan mixer utama. Keempat yang tidak kalah pentingnya adalah efek-efek. Pementasan dalam sebuah club atau pun gedung pertunjukan berkapasitas 200-300 orang bisa jadi hanya mengandalkan mutu sajian performance dengan kemurnian tertentu. Tetapi jika persoalannya adalah outdoor, maka jelas akan dibutuhkan efek-efek sebagai peranti untuk mengendalikan luasnya area cakupan dan kepadatan pengunjung. Sekarang akan kita amati parameter utama apa saja yang dimiliki oleh sebuah mixer digital, lalu kemudian kita telusuri apa kontribusinya dalam pagelaran outdoor. Secara populer, sebuah digital mixer sering disebut sebagai DMC atau Digital Mixing Control. Digitar mixing console berkemampuan utama untuk mengkombinasi, meruter dan mengubah dinamik dari sebuah sampling bunyi yang sudah terdigitalisasi.

 

Keuntungan menggunakan DMC antara
lain adalah :

  1. Saat sinyal bunyi sudah terdigitalisasi, malah sinyal tersebut akan relatif stabil sehingga tidak menimbulkan noise tambahan,
  2. Dalam DMC sangat dimungkinkan untuk melakukan Send Aux pada faders geser.Jelas ini lebih memudahkan sound engineering terutama dalam sebuah pagelan akbar, dibanding jika Send Aux dimanipulasi oleh tombol putar seperti potentiometer,
  3. Sinyal sangat luwes jika dibanding mixer analog,
  4. Semua setup dapat di Save dalam memori peranti dan dapat call back dengan cepat dan mudah.Ini jelas sebuah kontribusi mixer digital, terutama dalam pementasann outdoor yang acapkali menampilkan banyak grup performers.
  5. Dalam mixer digital banyak sekali terdapat efek yang sudah on board, sehingga tidak seperti mixer analog.
    Kita tidak perlu lagi membawa peranti external effects. Jelas ini sangat efisien dari segi ongkos, fleksibilitas perkabelan, dan tentunya kualitas sinyal. Karena semakin ringkas alur sistemnya, maka kualitas aliran sinyal akan lebih terjaga.

Kini saatnya kita sedikit masuk lebih dalam untuk menilik apa kontribusi mixer digital yang krusial di lapangan, saat pementasan outdoor. Untuk meng-cover luas area dan kepadatan pengunjung, pementasan outdoor seringkali memakai sistem speake line array yang tersusun menggantung. Posisi ini jelas menimbulkan delay karena tower speaker-nya bisa sangat tinggi jika diamati dari panggung. Mixer digital dengan onboard delay controller dapat dengan efisien mengoptimasi dan mengendalikan delay jika delay controller-nya tidak onboard. Bisa dibayangkan kerepotan yang akan terjadi, bisa-bisa sound engineering berubah fungsi menjadi mekanik instalasi. Selain itu, pementasan outdoor seringkali menampilkan banyak performer dan tiap- tiap performer memiliki setup mixing yang berbeda. Mixer digital bisa men-save tiap setup. Sehingga akan sangat efisien dan presisi jika pertunjukan
berlangsung. Bayangkan bila tanpa fasilitas memori, maka sound engineering akan sangat kesulitan mengganti
setup tiap grup, padahal jeda antarpenampil seringkali singkat. Adakalanya tiap grup penampil menginginkan
ciri khas dalam sound. Mixer digital dengan fasilitas digital signal prosesor sangat memungkinkan eksplorasi bunyi
sampai pada takaran yang paling ekstrem sekalipun. Oleh karena itu, digital mixing console atau mixer digital tidak dapat dipungkiri memiliki kontribusi yang sangat besar dalam pementasan outdoor, meski tentu saja juga memiliki beberapa kelemahan. Namun kata akhirnya adlah dengan mixer digital, reproduksi bunyi dalam ruang terbuka akan semakin terealisasi sesuai imajinasi si artis.

Related Posts