• Selasa , 17 Oktober 2017

NYAMAN DENGAN JTS MICROPHONE & IN EAR MONITOR

SEORANG PENYANYI MODERN DEWASA INI SUDAH MENGIKUTI PERKEMBANGAN TEKNOLOGI. TIDAK HANYA PENYANYI PROFESIONAL BARU, NAMUN BANYAK PENYANYI SENIOR MENGIKUTI PERKEMBANGAN TEKNOLOGI DI BIDANG PRO AUDIO

Setidaknya, mereka menyadari perangkat syarat dengan teknologi bisa memenuhi kebutuhan sebagai vokalis. Tujuannya sangat
positif ingin mendapatkan kualitas suara menjadi lebih optimal yang disembur dari loudspeaker utama dalam sebuah venue dari kecil hingga venue stadion sekalipun. Capaian sound yang bagus turut membantu kenyamanan dan senang saat bernyanyi. Selain itu, faktor monitor saat di atas panggung ikut berperan penting bagi penyanyi. Dengan output monitor yang baik juga menambah kenyamanan bernyanyi dan penjiwaannya pun ikut terbentuk lebih baik, sehingga menghasilkan output ke audiens (penonton) akan maksimal.


ARYO WAHAB
Kenyamanan bernyanyi ini disampaikan oleh salah seorang penyanyi senior dari The Dance Company band, Aryo Wahab yang kaya pengalaman dalam dunia tarik suara di pentas musik pada banyak venue dalam dan luar negeri. Aryo Wahab berbagi
pengalamannya ketika mampir ke redaksi Audiopro beberapa waktu lalu bahwa faktor
terpenting seseorang bernyanyi bagus ketika
di atas panggung adalah nyaman dan senang
membawakannya. Aryo Wahab seorang penyanyi dan aktor film masih disibukkan dengan berbagai off air gig bersama The Dance Company. Grup band
The Dance Company terbilang unik, yaitu seluruh personelnya adalah profesi penyanyi dan pencipta lagu. Oleh karena itu, performa Aryo dalam teknik vokal sudah pasti prioritas saat tampil di atas panggung bersama The Dance Company yang baru meluncurkan album ketiga di bulan November 2016 di bawah naungan perusahaan rekaman
Nagaswara. “Dance Company baru saja bikin
klip dan diluncurkan di bulan November 2016. Release-nya biasa saja, langsung edar tidak ada launching atau party,” jelas Aryo Wahab yang menyempatkan hadir di studio Audiopro di sela tur o air bersama The Dance Company. Cukup dimaklumi, seluruh personel The Dance Company adalah musisi yang super sibuk dengan berbagai kegiatan proyek musik di panggung dan studio. Seiring perjalanan karier musik sebagai penyanyi, Aryo yang kaya pengalaman
bernyanyi di berbagai venue memiliki banyak

pengalaman yang membuatnya kian matang sebagai vokalis profesional dan kian peduli dengan kualitas sound vokal, selain teknik bernyanyinya. Di dalam The Dance Company, Aryo memang tidak begitu banyak berkontribusi dalam membuat komposisi dan aransemen lagu secara keseluruhan karena banyak ditangani oleh ketiga anggota The Dance Company lainnya, yaitu Pongki Barata, Nugie, dan Baim. “Lagu dan desain (aransemen) musik The Dance Company banyak dikerjakan oleh Baim, Pongki, dan Nugie. Mereka memberikan saya kesempatan untuk memilih lagu yang telah mereka buat. Jika saya tidak bisa menyanyikan dengan nyaman, maka mereka membuat lagu yang lain. Kalau saya suka (lagu yang sudah dibuat mereka bertiga) maka kami teruskan,” ungkapnya. Intinya, The Dance Company yang dibentuk oleh Pongki, Aryo, Nugie, dan Baim memiliki selera (genre) musik yang berbeda antara satu dengan lainnya. Namun demikian, sebuah band yang sudah meluncurkan3 album tetap memiliki satu visi, yaitu musik dan lagu yang diciptakan bersamasamadapat dimainkan secara nyaman dan menyenangkan.

Baca selengkapnya di majalah audiopro edisi 11/Thn. XVI/2o16

 

Related Posts