• Sabtu , 16 Desember 2017

KORG STAGEMAN 80

Perkembangan teknologi PA System serta Mobile Amplifier dalam satu dekade ini sangatlah pesat, Korg yang notabenenya merupakan produsen electronic musical instrument berupaya untuk tidak tertinggal oleh kompetitor lainnya di pasar industri instrument musik untuk varian produk PA System.

Untuk itu, pada April 2016 lalu, Korg memperkenalkan sebuah produk unggulan terbaru mereka yang merupakan penggabungan antara Compact PA System dan Rhytem Machine dengan multifungsi fitur serta teknologi terbaru di dalamnya, yaitu Korg Stageman 80. Berbicara Rhytem Machine, Keio Electronic Laboratories yang hingga kini dikenal Korg tidak terlepas dari sejarah sebagai produsen electronic musical instrument di dunia yang memperkenalkan Donca Matic DA-20 (Disc Rotary Electric Auto Rhythm Machine) pada tahun 1963 sebagai produk pertama mereka ke dalam pasar industri instrument musik. Jadi, bukan hanya sekadar mengikuti tren pasar apabila Korg kembali memperkenalkan Rhytem Machine mereka dengan inovasi yang lebih modern.

DESAIN SERTA FITUR

Setiap produk yang mengincar fungsionalitas untuk mobile tentu harus memiliki dimensi serta bobot yang menunjang. Dengan dimensi kurang lebih sekitar 398x242x231 mm membuat Korg Stageman 80 terbilang kompak, tetapi berbanding terbalik dengan bobotnya sekitar 8,4 Kg karena disematkannya power amp sebesar 40w x 2 yang mampu menghasilkan sound output maksimal dari dua buah speaker 4”nya. Bentuk dan desain dari produk ini membuat kita bernostalgia karena menyerupai radio tape. Pada layout panel bagian atasnya, setiap section dibekali dengan warna pad serta control parameter yang berbeda dengan backlit berwarna merah. Adanya sebuah value dial serta display juga memudahkan user untuk mengkontrol parameter pada Korg Stageman 80. Pada bagian panel belakangnya terdapat DC 19V jack adapter, line out stereo mini jack, foot SW, Aux-in slot Memory Card dan Baterai compartment. Finishing warna grey pada seluruh case-nya yang dilengkapi dengan grill berwarna hitam ditambah dengan handle terbuat dari logam melengkapi konstruksi kokoh Korg Stageman 80 sehingga terlihat fresh dan modern. Sebagai sebuah Portable PA Amplifier, Korg Stageman 80 mempunyai 3 mode fitur utama, yaitu Rhythm player Mode, Recording Mode, serta Player Mode. Selain itu Korg Stageman 80 juga mempunyai 3 section fitur yang berbeda, yang pertama yaitu Mixer Section, yang terdiri dari sebuah Input MIC-in XLR dan dua buah 1/4 jack konektor yang dilengkapi dengan teknologi accoustage dari Korg dengan 2 buah equalizer serta efek reverb dengan independent knob parameter. Pada Section kedua, yaitu Select section berfungsi sebagai pemilihan untuk Rhythm mode, Recorder mode, Player mode serta tuner function. Dan section ketiga Control section yang berfungsi untuk pengaturan Rhythm mode, Recorder mode, Player, sampai pengaturan system. Selain itu, Korg Stageman 80 yang memerlukan daya sebesar 80 watt atau menggunakan 6 buah baterai type D untuk menghidupkannya juga dilengkapi fitur chromatic tuner yang mempunyai audible guide tone gitar, bass atau piano dengan range 435-445 Hz yang dapat dikalibrasi.

TEST

Saat mencoba Korg Stageman 80 pada Rhythm mode menggunakan Gitar Ibanez Ibanez AS200 Prestige di input 1, pada section mixer, knob input level mempunyai fasilitas LED untuk mengkontrol signal peak. Terdapat 24 style genre musik dengan 2 variasi beat serta 3 pattern yang berbeda pada Rhythm mode. Selain itu juga disediakan chain function sebanyak 30 bank yang berguna untuk membuat rhythm track dengan pattern yang telah dipilih. Ketika mencoba pattern rhythm style blues 1 dengan tempo 120 dan variasi beat 1 pada memory M1 dan variasi beat 2 pada memory M2, dengan sound metronome serta time signature yang dapat diubah, Korg Stageman 80 sangat ideal untuk digunakan jam session. Baik untuk improvisasi timing skils yang simple maupun complex. Pada mode ini kita dapat merekam suara instrument dengan rhythm sytle playback, namun hanya sebatas 1 track. Beralih pada Recorder Mode, Korg Stageman 80 mempunyai slot memory card yang mendukung kapasitas SD card hingga 2 GB dan SDHC card sampai 32 GB dengan recording format PCM Audio WAV 44.1 kHz 16 Bit Stereo yang dapat di-eksport untuk digunakan pada DAW. Dengan chain function yang telah di-set pada Rhythm Mode tadi, pada mode ini kita dapat melakukan overdubbed dengan tambahan fitur count start sebanyak 2 bar walaupun hanya dapat melakukan undo sebanyak 1 kali. Namun pada mode ini hanya sebatas instrument saja yang direkam tanpa rhythm sytle. Adanya 2 band equalizer serta efek reverb membantu untuk membentuk karakter tone gitar yang diinginkan dan hasil capture pun tidak ada noise dan terdengar warm dengan artikulasi tone gitar yang cukup detail. Apabila kita mempunyai  le backing tersendiri yang berada pada memory card, pada Player mode dapat melakukan playback dengan fomat audio WAV 44.1 kHz 16 Bit Stereo. Dengan playlist yang dapat diatur sesuai pattern kebutuhan user sebanyak 10 bank serta speed tempo yang dapat diubah, sangat cocok untuk digunakan playback backing track ataupun live performance. Saat mencoba channel mic yang tidak dibekali phantom power di sini menggunakan dynamic vocal microphone dari Beyerdynamic TG V70d penggunaan secara simultan mic dan gitar mampu mendapatkan headroom yang tidak breakup serta tidak feedback meskipun memainkan instrumen cukup dekat dengan speaker. Clarity dari microphone dapat direpro dengan baik oleh speaker Korg Stageman 80 ini. Selain itu, adanya fitur mark untuk melakukan loop track ataupun recording dengan maximum continuous recording time selama 3 jam sangat bermanfaat untuk digunakan merekam musik ataupun mencari sebuah pattern ketika mendapatkan ide untuk sebuah lagu sebelum menggarapnya ke studio rekaman. Saat membutuhkan coverage area yang lebih luas pada output Korg Stageman 80, terdapat fitur ”Acoustage” untuk mendapatkan suara yang lebih wide pada sisi sebelah kiri dan kanan dari speaker. Namun, warna suara secara keseluruhan menjadi berubah dari sebelum fungsi ini diaktifkan karena penambahan treble dan middle yang cukup terasa. 

OVERALL

‘Real Groove Technology’ pada Korg Stageman 80 mampu memberikan feel dan act layaknya pemain drum sungguhan, beberapa ghostnote dan velocity note dapat terdengar jelas karena teknologi ini. Dengan power output yang cukup besar membuat Korg Stageman 80 mampu menghadirkan suara yang lebar dan powerfull sehingga dapat digunakan untuk latihan, jam session bahkan untuk venue berukuran kecil maupun middle size. Dengan memiliki kelebihan fitur sebagai rhythm machine, recorder, mixer, tuner serta metronome, menjadikan produk ini mempunyai nilai lebih sehingga membuat Korg Stageman 80 menjadi sebuah ‘smart portable’ PA System yang mampu bersaing dan tidak kalah kualitasnya dari portable PA 

Related Posts