• Selasa , 20 Februari 2018

SHURE KSM8 DUALDYNE

MIKROFON DYNAMIC DENGAN DUA DIAFRAGMA

review-shure

KSM 8 sebuah mikrofon jenis Dynamic yang memiliki fitur eksklusif dikenalkan oleh Shure pertama kali di dunia.

Fitur baru eksklusif yang disematkan pada Shure KSM8 membedakan dengan mikrofon dynamic lainnya. Mikrofon berpolar pattern cardioids KSM8 dilengkapi dengan fitur diafragma ganda. Sebuah produk inovatif yang memberikan kualitas capture suara vokal dan pidato lebih maksimal yang berbeda dengan mikrofon dynamic lainnya saat ini yang diluncurkan tahun 2016. Shure KSM8 dengan fitur diafragma ganda memberikan konsistensi respons frekuensi yang lebih stabil dibanding mikrofon dynamic dengan diafragma tunggal (single diaphragma). Secara fisik, KSM8 tidak berbeda dengan mikrofon dynamic pada umumnya, hanya saja komponen di bagian kapsul diperkuat dengan teknologi terbaru. Apa kelebiha dari mikrofon dengan mikrofon yang memiliki dua buah diafragma (diafragma aktif dan pasif), yaitu memberikan kinerja dan performa lebih solid keperluan vokal ataupun pidato.

review-shure2KSM 8 dapat menjaga respons frekuensi yang flat meskipun mikrofon didekatkan atau dijauhkan dari sumber suara (proximity). Mikrofon ini cukup cermat menjaga frekuensi si penyanyi, ketika mikrofon didekatkan ke arah mulut penyanyi (pidato) maka frekuensi low tak berlebih, respons frekuensi yang flat tetap terjaga. Begitu pula, ketika penyanyi menjauhi kapsul mikrofon frekuensi low tetap stabil, hanya level suara saja yang mengecil dengan begitu clarity sumber suara terjaga. Selain itu, kami juga melakukan ujicoba dengan mengetahui sejauh mana polar pattern cardioids bekerja dengan teknologi diafragma ganda. Saat mikrofon dihadapkan tepat berada di depan sumber suara (mulut penyanyi) dan kemudian mikrofon digeser ke kiri atau ke kanan (on axis atau bisa disebut tidak berhadapan langsung dengan sumber suara) maka respons frekuensi dan level suara masih stabil. Fitur ini sangat bermanfaat ketika penyanyi atau pidato menggeser mikrofon menjauh dari mulut ataupun bergeser on axis secara tidak sengaja maka level suara dan tone dari sumber suara masih jelas terdengar selama masih dalam jangkauan polar pattern cardioid. Sampai akhirnya, kami bernyanyi dari belakang mikrofon dengan level suara dan respons frekuensi turun secara signi kan. Ketika KSM8 digunakan live performance maka bocoran suara (back ground noise) yang berasal dari amplifier gitar, bass, dan  floor monitor di area panggung dapat tereliminasi dengan signi kan dan sound vokal tetapclear. Terlebih ketika kita juga mengaktifkan Low cut dari mixer maka bocoran suara akan tereduksi sangat nyata. Secara umum, kami mendapati karakter frekuensi vokal cenderung flat, tidak ada frekuensi yang berlebih, baik frekuensi rendah maupun tinggi. Beberapa mikrofon dynamic lainnya, memiliki frekuensi rendah sedikit menonjol sehingga bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan pidato (speech). Namun KSM8 tidak mengalami hambatan ketika ingin digunakan untuk keperluan pidato karena soundman tinggal mengangkat area frekuensi rendah dari EQ mixer sesuai kebutuhan. Sedangkan area frekuensi menengah pada KSM8 terasa hangat dan smooth mempertegas artikulasi sumber suara. Mikrofon ini cukup ideal digunakan untuk kebutuhan penyanyi (live sound) yang memudahkan sound engineer mengatur tone vokal lebih leluasa karena karakter flat yang kuat.

review-shure3

Related Posts