• Rabu , 12 Desember 2018

Hasil Mixing Perkuat Karakter Band Dengan GTO C-12

panggung-a

Lain band tentu lain karakter musik dan sound, begitu juga dengan soundman. Soundman memiliki peranan penting untuk menonjolkan ciri khas dari hasil final mixing setiap band yang disemburkan keseluruh area penonton dalam sebuah pertunjukan musik.

Seperti halnya The S.I.G.I.T. (The Super Insurgent Group of Intemperance Talent) dan Kelompok Penerbang Roket (KPR) yang mengusung penampilan dengan genre musik berbeda namun masih dalam benang merah aransemen Rock ketika event Ampera Ria Safari di Rolling Stones Café, Ampera Raya, Jakarta Selatan pada 15 Mei lalu. Acara yang digelar di area belakang kafe (open air) ini di-support oleh Melodia Sound yang kali ini menurunkan dua belas cabinet Outline GTO C-12 dan delapan buah cabinet subwoofer untuk panggung berukuran sekitar 10 x 8 meter. Kon­figurasi enam buah loudspeaker fullrange GTO C-12 dan empat buah subwoofer berada pada sisi kiri dan kanan panggung. Untuk venue yang mampu menampung sekitar seribu lebih pengunjung ini, penggunaan loudspeaker GTO C-12 tentu akan optimal. Venue terbuka dengan cuaca yang baik juga semakin mendukung keseruan penonton di perayaan HUT Rolling Stone Indonesia. GTO C-12 dapat merepro suara dengan clarity yang sangat baik bahkan dengan SPL yang cukup kencang. Melalui acara yang berlangsung dari jam pukul 13.00 WIB sampai 00.00 WIB tersebut, performa GTO C-12 terbukti cukup baik dalam memberikan sebaran suara yang merata ke area penonton (festival). Pada malam itu, kami disodorkan semburan suara yang padat dan jernih di area festival dan FOH dari line source GTO C-12 dengan teknologi DPRWG waveguide. Teknologi serupa yang juga diterapkan pada loudspeaker kakak kelasnya, yaitu GTO (15 Inch) memiliki clarity baik dan powerful untuk area frekuensi tinggi. Fullrange loudspeaker C-12 di-drive dari Power Amp Outline X8, sedangkan subwoofer SUB didrive dari Power Amp Outline X4. Konser yang dipadati oleh muda-mudi tersebut dipenuhi dengan aura yang dinamis.panggungc Kelompok Penerbang Roket (KPR) pun berhasil menyuguhkan penampilan yang unik dengan memainkan aransemen Hard Rock. Meskipun demikian, soundman meramu hasil mixing dengan konsep gabungan antara vintage dan modern sound. Kekuatan rhythm gitar pun menjadi soul dari band yang banyak memainkan vintage drive ini. Alhasil, permainan efek terdengar kuat hingga memenuhi stereo image yang sangat terasa oleh pengunjung di area tengah penonton. Menggunakan bass Rickenbacker dengan aroma sound Classic Rock yang kental, dan dimix dengan garang mengimbangi frekuensi rhythm gitar yang menyatu. Kami mendapati tone yang optimal direpro dari line source C-12 meskipun tone bass pada area frekuensi menengah, cukup kuat untuk genre Hard Rock. Belum lagi permainan efek gitar juga mendominasi area frekuensi menengah hingga tinggi. Hasil ­ nal mix oleh soundman dari KPR cukup agresif, energi frekuensi bass tetap solid namun area frekuensi menengah dan tinggi relatif menonjol. Lebih lanjut, kami juga memperoleh mixing drum dengan karakter modern sound, dan era musik Rock saat ini. Sound kick dan tom dengan karakter tone modern terdengar bright dan menyatu antara tone dengan instrumen secara keseluruhan. Performa loudspeaker utama yang merepro sound hi-hat, crash, dan ride (area frekuesi tinggi) meski agresif namun clarity-nya (artikulasi) tetap terjaga dengan sempurna. Para penggemar tetap dapat menyaksikan dengan nyaman.

 

 

“Baca selengkapnya di Majalah Audiopro edisi 05/2016”

Related Posts