• Jumat , 16 November 2018

FENDER ACOUSTASONIC 90

fender-acoustasonic-90

Sejak tahun 1940-an, Fender menjadi salah satu produsen amplifier yang terkenal untuk amplifier gitar listrik seperti Twin, Deluxe, Champ dan Princeton. Acoustasonic amplifier pertama kalinya diperkenalkan pada tahun 1999 oleh Fender. Setelah hampir lebih dari satu dekade, kini Fender hadir dengan produk terbarunya, yaitu Fender Acoustasonic 90.

 

Kualitas dari ampli­fier sangatlah mempengaruhi suara yang dihasilkan dari sebuah gitar. Banyak di antara para gitaris yang melakukan direct langsung ke mixer saat menggunakan gitar accoustic elektriknya. Memang tidak ada yang salah dan tidak ada ketentuan baku untuk melakukan hal tersebut. Namun, setidaknya apabila konstruksi gitar, material kayu sampai preamp sudah baik dan dapat menghasilkan sound yang natural maka akan dibutuhkan pula sebuah ampli­fier untuk meningkatkan rasa sound dan kenikmatan dari suara gitar yang dihasilkan.

DESAIN

Ampli­fier solid state yang compact berbahan material light weight plywood ini dibalut tan tolex coklat dengan grill covering berwarna hitam. Sementara brown control panel dengan handled berbahan molded plastic strap serta nickel plated caps di atasnya membuat ampli­fier ini terlihat vintage dan calm. Pada setiap channel terdapat kontrol knop berbahan plastik bulat berwarna coklat yang berindikator warna putih, serta sebuah rotary knop untuk memilih time based digital efek dan sebuah knop untuk mengontrol level efek tersebut. Pada bagian belakang ampli­fier yang memiliki struktur cabinet tertutup ini terdapat switch power on dan balanced XLR out dengan ground lift untuk menghubungkan ke external sound reinforcement dan sebuah ¼“ optional footswitch jack, serta 8” auxiliary input.

FITUR

Fender Acoustasonic 90 menawarkan fitur yang cukup lengkap, baik untuk kebutuhan live atau sekadar latihan di kamar/ studio. Dengan layout control panel depan yang user friendly, ampli­fier akustik yang membutuhkan daya sebesar 90 Watt ini memiliki dua buah channel dengan input impedance 10 mohm untuk input ¼” jack instrumen dan sebuah input combo XLR beserta phantom power (+15V) yang bisa digunakan untuk mic atau ¼ jack instrument dengan input impedance 3.6 Kohm. Selain itu, Fender Acoustasonic 90 juga memiliki 8” auxiliary input untuk playback dengan input level yang dapat di-adjust melalui volume control agar para gitaris dapat jammming dengan lagu favoritnya. Terdapat sebuah input footswitch untuk mengontrol efek instrumen maupun mic secara simultan yang sangat ideal apabila menggunakan Fender Acoustasonic 2- button Footswitch. Terdapatnya 9 type time based efek dengan 16 variasi pada kedua channel ampli­fier ini seperti Vibratone, Chorus, Reverb + Chorus, Chorus + Delay, Delay, Reverb + Delay, Plate Reverb, Room Reverb, Hall Reverb, menjadikan Fender Acoustasonic 90 ini menjadi lebih versatile. Fitur lainnya yang sangat berguna bagi ampli­fier ini adalah ­fitur Automatic Feedback Elimination (AFE) pada setiap channel yang berfungsi secara otomatis untuk mengeliminasi feedback pada frekuensi tertentu. Terdapat dua buah mode pada ­fitur ini, yakni Basic Mode yang akan me-reduce feedback pada range frekuensi secara general, dan Advanced Mode yang dapat menganalisis secara spesi­fik frekuensi yang rentan feedback lalu akan me-reduce-nya.

 

 

“Baca selengkapnya di Majalah Audiopro edisi 06/2016”

Related Posts

4 Comments

  1. galang
    31 Oktober 2016 at 3:59 pm Balas

    ini Fender release ulang dari yang lama atau tipe terbaru yang belum pernah ada?

    Terima kasih

    • Audiopro
      7 November 2016 at 11:46 am Balas

      hai Galang terimakasih atas pertanyaan nya, Untuk Fender ini release ulang dari yang lama

  2. Yusuf
    29 Desember 2016 at 4:44 pm Balas

    Harga nya brapa ya mas?terimakasih

    • Audiopro
      9 Januari 2017 at 4:01 pm Balas

      Hi Yusuf, Untuk Fender Acoustasonic 90 harga nya 5.650.000. atau untuk informasi lebih lengkapnya bisa kunjungi http://www.citraintirama.com