• Sabtu , 16 Desember 2017

YAMAHA RIVAGE PM10

cover-story

 

Yamaha merupakan salah satu perusahaan pembuat audio mixer yang memiliki pengalaman dan silsilah produk yang terpanjang di dunia professional audio. Pengembangan teknologi dan inovasi selalu menjadi prioritas utama demi mempertahankan kualitas setiap produk yang dihasilkan. Bahkan inovasi dan teknologi yang disematkan dalam setiap produk mixer digitalnya selalu menjadi fitur standar yang diperlukan oleh para pelaku di bidang sound professional.

 

Sejak diperkenalkan di akhir 2014 lalu, akhirnya Rivage PM10 Digital Mixing System yang merupakan mixer digital unggulan dari Yamaha telah hadir di Indonesia. Kehadirannya menjawab penantian para praktisi pro audio di negeri ini, dengan menyuguhkan beragam fitur terdepan, performa dan kualitas bunyi yang superior, serta teknologi dan inovasi terkini dari Yamaha. Tak aneh jika produk ini akan menjadi salah satu produk yang paling diperhitungkan dan diunggulkan oleh para praktisi audio di tanah air.

SISTEM

Yamaha Rivage PM10 System memiliki 3 komponen yaitu control surface CS-R10, DSP engine DSP-R10, dan I/O rack (RPio 622, RPio222) yang menjadi satu kesatuan dan saling terintegrasi. CS-R10 dan DSP-R10 terhubung melalui CAT5e Cable (Console Network) sedangkan antara DSP-R10 dan setiap unit RPio(I/O Network) terhubung dengan TWINLANe network. Kedua network tersebut terhubung secara “Ring” untuk kebutuhan sistem redundant. TWINLANe ialah koneksi audio networking yang dikembangkan oleh Yamaha mampu mengakomodasi hingga 400 channel melalui kabel optik multimode dengan panjang kabel penghubung hingga 300 meter diantara setiap peralatan. Seluruh sistem dikontrol melalui control surface CSR10 yang dilengkapi dua layar sentuh 15”, 38 fader (12+12+12+2), analog I/O 8 channel, dan beberapa tombol dan knob kontrol parameter analog style dengan desain gabungan moderen dan klasik.

SOUND

Rivage PM10 memiliki konsep yang mengedepankan kualitas kesempurnaan reproduksi suara dengan tingkat transparansi dan akurasi tinggi. Pada setiap input analog yang terdapat pada Rivage PM10 System disematkan Hybrid Microphone Pre-Amp yang merupakan teknologi paling baru dikembangkan oleh Yamaha. Fitur Hybrid Microphone Pre-Ampli­fier penggabungan dari Analog Microphone Pre-Ampli­fier yang memiliki karakter sangat natural ditambah teknologi Yamaha Virtual Circuit Modelling (VCM) memberikan keleluasaan pada pengguna untuk menambahkan karakter dari sirkuit transformer dan SILK processing Rupert Neve Design untuk menghasilkan suara sesuai keinginan dari pengguna. Untuk menunjang kreati­fitas, Rivage PM10 System juga memiliki Plug-Ins internal dengan teknologi VCM yang merupakan modelling sirkuit dengan kualitas yang sangat presisi. Beberapa processor terbaru yang ditambahkan pada Rivage PM10 system diantaranya ialah sampling dari outboard EQ dan Compressor 70’s dan 80’s merupakan kolaborasi dengan Rupert Neve Design, dua buah reverb dari TC Electronics system 6000 “VSS4HD” dan “NonLin 2”, dan nantinya akan ditambahkan Eventide Harmonizer “H-3000-LIVE” pada update mendatang. Channel EQ dan Compressor juga telah diperbaharui dan di “­fine-tuning” sehingga kualitasnya dapat sejalan dengan inovasi dan teknologi yang disematkan pada Rivage PM10.

 

 

“Baca selengkapnya di Majalah Audiopro edisi 08/2016”

 

Related Posts

One Comment

  1. Willy Bernardus
    20 September 2016 at 11:25 pm Balas

    Seperti mixer ini bakalan jadi favorit untuk para rental besar. Gak sabar mau coba demonya. Thank buat ulasan singkatnya Audio Pro! Sukses selalu