• Rabu , 22 Agustus 2018

SENNHEISER EW100G3

SENNHEISER EW100G3

Jika Anda mengaku sebagai seorang Audiophile, tentu nama perusahaan asal Jerman satu ini sudah tidak asing lagi ditelinga Anda. Sennheiser memang dikenal sebagai produsen produk audio yang berkualitas dan sudah diakui diseluruh dunia.

D engan lineup lengkap seperti mikrofon, headset, combo systems dan in-ear systems, Sennheiser menawarkan sensasi pengalaman berbeda sebagai audiophile yang akan membuat Anda terpesona. Sennheiser melakukan improvisasi dari generasi produk G2 sebelumnya dengan beberapa ­ fitur baru yang menyediakan pengaturan tunable serta compatible range frekuensi yang lebih luas dan fleksibel. Kali ini, yang masuk dalam ruang review Audiopro adalah generasi ketiga dari lineup produk wireless G Series dan dikenal dengan evolution wireless G3, yaitu Sennheiser EW 100 G3.

 

FITUR

Pada saat unboxing Sennheiser EW 100 G3, pada hardcase box-nya terdapat EM 100 G3 rackmount receiver dan SK 100 G3 Bodypack Transmitter. Sennheiser EM 100 G3 dilengkapi dengan housing metal berbentuk box berwarna hitam. Ini adalah one-system solution reception audio dengan 20 frekuensi bank dan 12 preset frekuensi serta automatic frequency scan. Selain built-in equalizer, pada wireless receiver ini terdapat tuner gitar dan soundcheck mode untuk check AF-signal serta check RF signal. Untuk menghidupkan Sennheiser EM 100 G3 ini diperlukan power sebesar 12 Volt. Pada panel depan Sennheiser EM 100 G3 ditampilkan illuminated graphic display yang akan berwarna orange ketika dinyalakan. Terdapat 5 tombol kontrol untuk men-setting perangkat ini. Kemudian pada display-nya yang digunakan untuk memonitor beberapa parameter, terdapat sebuah infrared interface yang dapat menyinkron via infrared dari transmiternya. Sementara itu di bagian panel belakang, terdapat diversity antena system yang membuat perangkat ini mampu menangkap sinyal UHF frekuensi dengan bandwidth sebesar 42 MHz serta DC socket berikut kabel grip, 2 buah AF audio output berjenis ¼” jack unbalanced, dan XLR-3M balanced. Selain itu, produk ini juga dilengkapi oleh 2 buah ethernet port untuk mengoneksikan ke Wireless Systems Manager (WSM) software agar bisa mengontrol wireless system melalui komputer. Sennheiser SK 100 G3 merupakan bodypack transmitter dengan bentuknya yang compact. Housing berbahan material metal berwarna hitam ini mempunyai kompabilitas di 12 frekuensi dengan 42Mhz bandwidth serta AF frekuensi pada 25-18.000 Hz. Produk Sennheiser EW 100 G3 ini dilengkapi dengan ­ fitur charging contact, 4 pilihan cable emulation, programmable mute, pilot tone squelch, HDX compander untuk menghasilkan sinyal agar mendapatkan suara yang jernih dan audio sensitivity wireless synchronization via infrared ke receiver-nya dengan range frekuensi AF yang luas. Tidak ketinggalan ­ fitur battery indication pada produk ini dapat dilihat di display receiver. Melihat spesifikasi yang ada pada produk ini, tidak heran jika wireless transmitter ini sangat fleksibel ketika digunakan untuk di indoor maupun outdoor. Dengan bobotnya sekitar 160 gr, Sennheiser SK 100 G3 memiliki sebuah antena transmiter, mute switch, mikrofon/ instrumen input, tombol rocker, dan lit indikator. Saat cover compartment baterainya dibuka, di dalamnya terdapat infrared interface, tombol set serta power. Pada backlit orange panel display transmitter yang memerlukan 2 buah baterai AA 1,5 Volt atau sennheiser recharging BA 2015 yang dijual terpisah untuk menghidupkannya terdapat icon serta monitor untuk beberapa parameter.

 

“Baca selengkapnya di Majalah Audiopro edisi 07/2016”

Related Posts