• Jumat , 17 Agustus 2018

Yamaha Folk Guitar Festival 2016 – Pesona Teknik Bermain Gitar Akustik

yamaha-folk-guitar-festival-2016-pesona-teknik-bermain-gitar-akustik

Gelaran final tingkat nasional pencarian musisi gitar berbakat, ýamaha folk guitar festival 2016 baru saja usai. Musisi muda asal bogor, olive prima muncul sebagai juaranya.

Festival band akustik yang diselenggarakan sejak periode Januari hingga Maret 2016, berujung pada gelaran  nal yang diadakan pada pertengahan bulan lalu yang bertempat di Lotte Shopping Avenue, Jakarta. Kompetisi yang diselenggarakan oleh PT Yamaha Musik Indonesia Distributor (PT YMDI) ini memiliki konsep kompetisi yang berbeda dengan yang sudah pernah dilakukan PT YMDI sebelumnya seperti Asian Beat. Kompetisi ini memiliki peraturan umum, yakni hanya memperbolehkan 1 band terdiri atas 1 hingga (maksimal) 3 orang personel. Ketiga personel tersebut diharuskan bermain gitar akustik. Kompetisi ini tidak memiliki batasan umur bahkan membebaskan pilihan lagu yang akan dibawakan lagu ciptaan sendiri ataupun cover lagu orang lain.

Festival Yamaha Folk Guitar Festival ini digawangi oleh para dewan juri yang mumpuni di bidangnya, yaitu Jubing Kristianto, Bams eks Samsons, Denny Chasmala, Is Payung Teduh dan Henry Budidharma.

Diselenggarakan di 9 kota di Indonesia, bekerja sama dengan 11 dealer Yamaha Musik. Juara-juara di babak penyisihan tersebut pun berkompetisi di babak  nal Nasional. Salah satu tujuan diadakannya festival ini
adalah untuk memenuhi animo masyarakat terhadap musik yang menggunakan instrumen gitar akustik. Yamaha melalui Electric Acoustic Guitars APX Series dan CPX Series berusaha memenuhi animo tersebut.

Menurut Bhagas Raditya, Combo Division  PT YMDI, kompetisi serupa pernah dilakukan secara regional di Makassar namun kini Yamaha ingin menjangkau lebih luas lagi, yakni dalam skala Nasional. ”Kami ingin mencari musisi yang fresh dengan bakat-bakat baru,” ujar Bhagas yang ke depannnya pemenang juga akan dilibatkan dalam serangkaian kegiatan Yamaha Music Project.

BABAK FINAL

Yamaha Folk Guitar Festival Final yang diikuti oleh 11 finalis tersebut mengumumkan bahwa Olive Prima sebagai pemenangnya. Olive pun berhak mengantongi hadiah senilai empat juta rupiah dan sebuah Electric Acoustic Guitars APX Series. Menurut salah satu dewan juri, Denny Chasmala bahwasanya Olive memiliki ciri khas selayaknya super star, yakni biasa saja kalau di keadaan biasa namun berubah menjadi raksasa kala di atas panggung. Satu hal lagi yang menurut Denny Chasmala menjadi kelebihan Olive, yaitu Olive berhasil mengharmonisasi dan meng-upgrade lagu dengan cukup baik sehingga dapat menghipnotis penonton.

Sementara itu, Jubing lebih mengomentari aksi dan teknik gitar Olive yang sempat memainkan sebuah lagu lagi setelah pengumuman dirinya menjadi pemenang. Teknik lap tapping dan lebih banyak memainkan gitar dengan direbahkan, sungguh membuat Jubing terkagum-kagum lantaran cara tersebut tidak biasa. “Saya suka memainkan teknik ini karena trik ini dapat digabungkan dengan kunci standar dan tuning standar, serta digabungkan dengan teknik-teknik perkusi dan lainnya ,” jelas Olive yang mengakui bahwa teknik bermainnya tersebut terinspirasi dari sebuah  lm berjudul August Rush. Di  lm itu gitar akustik kerap dimainkan dengan cara yang kreatif, kebanyakan dengan cara tapping. Ternyata pemain gitar asli di  lm tersebut adalah seorang perempuan bernama Kaki King. “Nah, dari situ saya banyak melihat aksinya di YouTube kemudian banyak menjadi inspirasi,” cerita Olive.

 

Related Posts